PENGARUH PENGETAHUAN DAN PERSONAL HYGIENE TERHADAP KEJADIAN INFEKSI CACING PADA MURID SDN 50 KAMPUNG JAMBAK PADANG

  • Suraini Suraini STIKes Perintis Padang
  • Kaselawaty Kaselawaty STIKes Perintis Padang
  • Fitra Wahyuni STIKes Perintis Padang
Keywords: Soil Transmitted Helminths (STH) infection, knowledge, personal hygiene

Abstract

Worm infection was one of the public health problems, especially in sub tropic and tropical areas, including in Indonesia. One type of worm infection is caused by infection from the Soil Transmitted Helminths (STH) groups, that is a group of worms that have life cycle through the soil. The incidence of worm infection can be influenced by the level of knowledge, environmental sanitation, and personal hygiene. The purpose of this research was to know species from STH group that infect students in SDN 50 Kampung Jambak Padang  and the relationship of knowledge level and personal hygiene with Soil Transmitted Helminths (STH) infections on the students of SDN 50 Kampung Jambak Padang. The population of this study were all of students from I-VI class with total sample was 51 students, taken by stratified random sampling method. This research used Chi Square test to know the correlation between knowledge level and personal hygiene with Soil Transmitted Helminths (STH) infection. From this research, there were 18 species of Ascaris lumbricoides (35,3%) and Trichuiris trichiura species (4,8%). The result showed that there was a significant correlation between knowledge level and STH infection with p value <0.05 and there was a significant correlation too between personal hygiene and STH infection with p value <0.05. The conclusion of this research was the most of the worm species that infect the students in SDN 50 Kampung Jambak were Ascaris lumbricoides and there was correlation between knowledge level and personal hygiene with STH infection at SDN 50 students Kampung Jambak Padang.

References

Ainun, M. 2014. Hubungan Higiene perorangan dengan kejadian kecacingan di SD Athirah Bukit Baruga Makasar. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Hasanudin: Makasar

Dahlan, S. 2010. Besar sampel dan cara pengambilan sampel dalam penelitian kedokteran dan kesehatan. Salemba medika: Jakarta

Helma, S. 2009. Hubungan Infeksi Dengan Pencemaran Tanah Oleh Telur Cacing Yang Ditularkan Melalui Tanah Dan Prilaku Anak Sekolah Dasar Di Kelurahan Tembung Kecamatan Medan Tembung. Tesis. Sekolah Pasca Sarjana Universitas Sumatra Utara. Universitas Sumatra Utara: Medan.

Jalaluddin.2009. Pengaruh Sanitasi Lingkungan Personal Hygiene Dan Karakteristik Anak Terhadap Infeksi Kecacingan Pada Murid Sekolah Dasar Di Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe. Tesis. Sekolah Pasca Sarjana Universitas Sumatra Utara. Universitas Sumatra Utara: Medan.

Kartini S, 2014. Kejadian Kecacingan pada Siswa SD Negeri Kecamatan Rumbai Pesisir tahun 2014. Tesis. Pasca Sarjana STIKes Hangtuah: Pekanbaru.

Kemenkes RI, 2006. Pedoman Penyelenggara Sistem Surveilans Epidemiologi
penyakit tidak Menular dan menular Terpadu . www.promkes.depkes.go.id.pdf : Jakarta. (diakses pada 13 Januari 2016)

Marliana, L. (2012). Hubungan Pendidikan Formal , Pengetahuan Ibu Dan Sosial Ekonomi Terhadap Infeksi Soil Transmitted Helminths Pada Anak Sekolah Dasar Di Kecamatan Seluma Timur Kabupaten Seluma Bengkulu Relationship of Formal Education, Mother Knowledge and Socio economic. Jurnal Ekologi Kesehatan, 11(1), 33–39.

Muhammad,A. 2015. Hubungan Personal Hygiene dengan infeksi Soil-Transmitted Helmith (STH) pada siswa di Sekolah Dasar Negeri 65 Kecamatan Rumbai Pesisir kota Pekanbaru. Akademi Analis Kesehatan Yayasan Fajar: Pekanbaru.

Nanda,O. 2011. Hubungan Infeksi Cacing Usus STH Dengan Kebiasaan Mencuci Tangan Pada Siswa SDN 09 Pagi Paseban Tahun 2010. Fakultas Kedokteran. Universitas Indonesia : Jakarta

Notoatmodjo, S. 2012. Metode Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta :Jakarta.

Prasetyo,Y.2016. Hubungan Faktor Sosio-eko dan Tingkat Pengetahuan Orangtua dengan Kejadian Infeksi Soil Trasmitted Helmith (STH) dan Pemetaan Tempat Tinggal Siswa Terinfeksi STH pada Siswa SDN 1 Krawangsari Natar. Skripsi. Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Universitas Lampung: Lampung.

Prianto, J. Tjahya, P. Darwanto. 2010. Atlas Parasitologi Kedokteran. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.

Roberts LS. Janovy J. Gerald D. 2005 “ Foundation of Parasitology “ Schmidt & Larry S. Roberts: New York.

Rudi, J. 2008. Hubungan Antara Infeksi Soil Transmitted Helminths Dengan Prestasi Belajar Anak Sekolah Dasar 03 Pringapus, Kabupaten Semarang Jawa Tengah. Skripsi. Fakultas Kedokteran Universitan Diponegoro. Universitas Diponegoro: Semarang.

Ryan, K. George, C,D. 2007. Sherris Medical Microbiology. Mc Grow Hill Education: New york.

Siti, C. 2014. Hubungan Pengetahuan, Prilaku Dan Sanitasi Lingkungan Dengan Angka Kecacingan Pada Anak Sekolah Dasar Di Kota Palu. Vol.24 No.1 Maret 2014 50-56.

Soedarto, D. 2013. Buku Ajar Parasitologi Kedokteran. Agung Seto:Jakarta.
Sutanto I, I.S Ismid, P.K Sjarifuddin, & Sungkar. 2008, Buku Ajar Parasitologi Kedokteran Ed.IV, Balai Penerbit FKUI : Jakarta.

Swirya, K. 2013. Hubungan Infeksi Kecacingan Dan Personal Higiene Dengan Kadar Hemogloblin Siswa SDN 51 Cakranegara Kota Mataram tahun 2013. Politeknik Kesehatan Mataram. No. 1978-3787.

WHO, 2013. Soil transmitted helminthes infection : fact sheet No 366 update June 2013. (diakses 20 Desember 2016)
Published
2018-08-20
How to Cite
Suraini, S., Kaselawaty, K., & Wahyuni, F. (2018). PENGARUH PENGETAHUAN DAN PERSONAL HYGIENE TERHADAP KEJADIAN INFEKSI CACING PADA MURID SDN 50 KAMPUNG JAMBAK PADANG. PROSIDING SEMINAR KESEHATAN PERINTIS, 1(1). Retrieved from https://jurnal.stikesperintis.ac.id/index.php/PSKP/article/view/74