Gadget Dengan Perkembangan Sosial Dan Bahasa Anak Usia 3 – 6 Tahun

  • Yendrizal Jafri STIKes Perintis Padang
  • Lidya Dafega STIKes Perintis Padang
Keywords: anak kecanduan gadget, perkembangan sosial, bahasa

Abstract

Anak usia 3-6 tahun merupakan periode keemasan anak dan juga merupakan periode kondusif yang sangat menentukan dalam pembentukan karakter baik sikap, perilaku dan kepribadian seorang anak di masa depan. Pengenalan anak terhadap gadget biasanya berawal dari cara pengalihan yang salah dari orang tua ataupun keluarga dengan memperlihatkan game atau video yang ada di gadget agar anak tidak rewel atau berhenti menangis. Gadget memiliki dampak positif dan negative. Tujuan penelitian mengetahui hubungan kecanduan gadget dengan perkembangan sosial dan bahasa anak di PAUD. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Penelitian dilakukan di PAUD Mutiara Bunda bulan Agustus 2019 sampai dengan Januari 2020. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu total sampling berjumlah 35 orang murid umur 3-6 tahun. Intrumen formulir DDST (Denver Development Screening Test) dan kuesioner digunakan sebagai pedoman wawancara. Data diolah dengan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian bahwa sebanyak 37,1 % memiliki anak dengan kecanduan gadget,  sebanyak 28,6 % memiliki anak dengan perkembangan sosial terlambat dan sebanyak 22,9 % memiliki anak dengan perkembangan bahasa terlambat di PAUD Mutiara Bunda. Terdapat hubungan yang bermakna antara kecanduan gadget dengan perkembangan sosial anak dengan p=0,000 dan antara kecanduan gadget dengan perkembangan bahasa anak terdapat hubungan yang bermakna dengan p = 0,001.

References

Alia, S. S. 2014. Pengguna Indonesia 'melototin' layar gadget 9 Jam.
Aisyah, Siti. (2015). Kasus pengguna Gadget pada anak usia dini. Diunduh tanggal 25 Maret 2019. http:// aisyahsiti02.blogspot.com /2015/ 02/ kasus-pengguna- gadget-pada-anak usia. html
Bawono, Y. 2017. Kemampuan Berbahasa Pada Anak Prasekolah: Sebuah kajian pustaka. Prosiding Temu Ilmiah X Ikatan Psikologi Perkembangan Indonesia, 116-125.
Chusna, Puji (2017). Pengaruh Media Gadged pada perkembangan karakter anak. diunduh pada tanggal 15 maret 2019.
Ferliana, Jovita Maria. (2016). Anak dan Gadget Yang Penting Aturan Main. Di unduh Pada 20 Juli 2019 dari http://nakita. grid.id/balita/anak- dangadget-yang-penting- aturan-main?page=2
Gunawan, Meta Anindya Aryanti. 2017. Hubungan Durasi Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Sosial Anak Prasekolah Di Tk Pgri 33 Sumurboto, Banyumanik. Jurnal Keperawatan Anak 1 (4). Universitas Diponegoro Semarang.
Hadiwidjodjo. (2014). Dampak Positif Penggunaan Gadget Bagi Anak,
Elizabeth B.(1980).Perkembangan anak (edisi ke 5). Jakarta: Erlangga
Ikatan Dokter Indonesia (IDAI) Jawa timur, 2012. Deteksi Dini Tanda dan Gejala Penyimpangan Pertumbuhan dan Perkembangan Anak. Surabaya: IDAI
Novitasari,W.(2016). Dampak penggunaan gadget terhadap interaksi sosial anak usia5-6 tahun.Surabaya:UNS
Prasetya, Fauzan Budi. (2017). Terbukti, Balita yang sering pakai Gadged berisiko Keterlambatan Bicara. Diunduh tanggal 15 Juli 2019. https://hellosehat.com/parentin g/perkembangan- balita/pengaruh-gadget-bicara- anak/
Setianingsih dkk. (2018) Dampak penggunaan Gadget pada anak usia prasekolah sekolah dapat meningkatkan resiko gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas. Diunduh tgtanggal 15 Juni 2019.https://www.researchgate. net/ publication/328485146_
Witarsa, Ramdhan, dkk. (2018). Pengaruh penggunaan gadged terhadap kemamapuan interaksi sosaial siswa sekolah dasar. Diunduh tanggal 17 Juli 2019. file:///C:/Users/bhennita/Downl oads/432-Article%20Text- 1141-1-10-20180317.pdf
Widiawati, L., Sugiman, H., & Edy. 2014. Pengaruh Penggunaan Gadget Terhadap Daya Kembang Anak. Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu. Jakarta. Universitas Budi Luhur.
Published
2020-06-29
How to Cite
Jafri, Y., & Dafega, L. (2020). Gadget Dengan Perkembangan Sosial Dan Bahasa Anak Usia 3 – 6 Tahun. PROSIDING SEMINAR KESEHATAN PERINTIS, 3(1), 76. Retrieved from https://jurnal.stikesperintis.ac.id/index.php/PSKP/article/view/573

Most read articles by the same author(s)