Komunikasi Interpersonal dengan Motivasi Perawat dalam Melakukan Kunjungan Rumah pada Pasien Pasca Stroke

  • Millia Anggraini Progam Studi Profesi Ners STIKes Perintis Padang
  • Lilisa Murni Progam Studi Profesi Ners STIKes Perintis Padang
  • Nurdiana Nurdiana Progam Studi Profesi Ners STIKes Perintis Padang
Keywords: Komunikasi Interpersonal, Motivasi, perawat, stroke

Abstract

Stroke merupakan penyakit atau gangguan fungsional otak berupa kelumpuhan saraf (deficit neurologic) akibat terhambatnya aliran darah ke otak. Sementara motivasi perawat masih kurang baik terhadap pelaksanaan kunjungan rumah pada pasien pasca stroke. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Komunikasi Interpersonal Dengan Motivasi Perawat Dalam Melakukan Kunjungan Rumah Pada Pasien Pasca Stroke Di Puskesmas Mandiangin Koto Selayan. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, yang melibatkan 30 perawat yang bekerja di Puskesmas Mandiangin Koto Selayan. Intrumen yang digunakan dalam penelitian berupa Kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa lebih dari separo yaitu sebanyak 18 (60,0 %) perawat memiliki komunikasi interpersonal dengan rekan kerja baik, dan di dapatkan juga lebih dari separo yaitu 18 (60,0 %) perawat memiliki Motivasi baik dalam melakukan kunjungan rumah. Dan dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara Komunikasi Interpersonal dengan Motivasi Perawat dalam melakukan kunjungan rumah.

References

Ariani, T. A. (2012). System Neurobehaviour. jakarta: Salemba Medika.
brunner, S. &. (2002). buku ajar keperawatan bedah, aluh bahasa agung, yasmin asih, juli, kuncara, I. made keryasa,. jakarta: EGC.
Devito, J. A. (2011). komunikasi antar manusia. Pamulang-Tangerang Selatan: Karisma Publishing Group.
Handoko, T. (2010). pengantar manajemen. yogyakarta: BPFE.
Hasibuan, M. (2006). Manajemen sumber daya manusia. jakarta: Edisi Revisi.Bumi aksara.
Hidayat, A. (2014). metode penelitian keperawatan dan teknis analisa data. jakarta: Salemba Medika.
Kementrian kesehatan republik indonesi. (2013). Pedoman pengendalian stroke. Jakarta : Edisi Revisi.
kurniadi, A. (2013). manajemen dan propektif teori konsep dan aplikasi. jakarta: Badan penerbit FT-UI.
Marquis, B.L & Huston, C.J. (2013). Kepemimpinan dan manajemen keperawatan : teori dan aflikasi. jakarta: EGC.
Marquis, B & Huston. (2010). Kepemimpinan dan manajemen keperawatan. Jakarta : Salemba Medika.
Notoadmodjo, S. (2010). Metode penelitian kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.
Nursalam. (2002). Manajemen keperawatan : Aplikasi dalam praktek keperawatan professional. Jakarta : Selemba Medika.
Priyanto, Agus. (2009). Komunikasi dan konseling : Aplikasi dalam sarana pelayanan kesehatan untuk perawat dan bidan. Jakarta : Salemba Medika.
KemenkesRI. 2013. Riset Kesehatan Dasar; RISKESDAS. Jakarta: Balitbang Kemenkes RI
KemenkesRI. 2018. Riset Kesehatan Dasar; RISKESDAS. Jakarta: Balitbang Kemenkes RI
Simamora, Roymond H. (2012). Buku ajar manajemen keperawatan. Jakarta : EGC.
Suyomukti, Nurani. (2010). Pengantar ilmu komunikasi. Yogyakarta : Ar-Ruzz Media.
Taupan, Nugroho. (2011). Asuhan keperawatan. Jakarta : Nuha Medika.
Wiryanto. (2006). Pengantar ilmu komunikasi. Jakarta, PT Gramedia.
Published
2019-06-29
How to Cite
Anggraini, M., Murni, L., & Nurdiana, N. (2019). Komunikasi Interpersonal dengan Motivasi Perawat dalam Melakukan Kunjungan Rumah pada Pasien Pasca Stroke. PROSIDING SEMINAR KESEHATAN PERINTIS, 3(1), 98. Retrieved from https://jurnal.stikesperintis.ac.id/index.php/PSKP/article/view/556