Uji Efektifitas Air Rebusan Daun Rambutan (Nephelium lappaceum L.) Dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli

  • Sri Indrayati STIKes Perintis Padang
  • Yolinda Azhary Sugiarto STIKes Perintis Padang
Keywords: Escherichia coli, daun rambutan, daya hambat

Abstract

Indonesia merupakan salah satu Negara berkembang dengan angka kejadian penyakit diare yang tinggi karena tingginya morbiditas dan mortalitas. Salah satu penyebab diare adalah bakteri Escherichia coli. Salah satu obat tradisional dari tanaman yang sering digunakan adalah daun rambutan (Nephelium lappaceum L.). Penelitian ini bertujuan untuk melihat kemampuan efektifitas air rebusan daun rambutan (Nephelium Lappaceum L) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Selain itu, untuk mengetahui konsentrasi rebusan daun rambutan (Nephelium Lappaceum L) yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksperimental dengan menggunakan metoda difusi cakram. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa air rebusan daun rambutan (Nephelium Lappaceum L) tidak memiliki daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Hal ini dapat dilihat bahwa tidak terbentuknya daerah bening bebas pada pertumbuhan kuman di sekitar cakram. Tidak adanya daya hambat tersebut menunjukkan bahwa tidak efektifnya senyawa aktif antibakteri dalam air rebusan daun rambutan (Nephelium Lappaceum L) dalam menghambat pertumbuhan Escherichia coli.

References

Arivo D, Ai Winarti Dwiningtyas. 2017. Uji Sensitivitas antibiotik Terhadap Escherichia coli Penyebab Infeksi Saluran Kemih. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, Volume 4, Nomor 4, Oktober 2017
Azwar. I. Y. T., Adiputra, Agus. S dan Siti. H. 2013. Potensi Ekstrak Kulit Buah Dan Biji Rambutan (Nephelium lappaceum L.) Sebagai Senyawa Anti Bakteri Patogen Pada Ikan. e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan,1(2).
Dalimartha, Setiawan. 2005. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Jilid 4. Jakarta: Puspa Suara.
Hanani, E., 2015, Analisis Fitokimia, BukuKedokteran ECG, Jakarta.
Harmita dan Radji, M., 2008. Kepekaan Terhadap Antibiotik, Dalam: Buku Ajar Analis Hayati, Ed.3. EGC, Jakarta: 1-5
Hidayat, S dan Naitupulu, R. M. 2015. Kitab Tumbuhan Obat. Jakarta : Penebar Swadaya Group, 661-662.
Jawetz E, Melnick JL, Adelberg EA, Brooks GF. Mikrobiologi kedokteran (terjemahan). Edisi ke-25. Jakarta: EGC; 2013.
Jurnalis YD, Sayoeti S, Aslinar. Pola resistensi kuman penyebab diare terhadap antibiotika. Majalah Kedokteran Andalas. 2009;33(1):41-6.
Magdarina. (2010). Morbiditas dan mortalitas diare pada balita di Indonesia tahun 2000-2007
Radji M. 2016. Mekanisme Aksi Molekuler Antibiotik dan Kemoterapi. Jakarta: EGC.
Tjay, T.H. dan Rahardja K., (2013), Obat-obat Penting, Edisi VICetakan III, PT Elek Media Komputindo, Jakarta.
Vaseeharan, B., Prasad, G. S., Ramasamy, P. and Brennan, G. 2011. Antibacterial activity of Allium sativum against multidrug-resistant Vibrio harveyi isolated from black gill-diseased Fenneropenaeus indicus. Aquacult Int 19:531-539.
Rahayu, S. A., dan M. M. H. Gumilar. 2017. Uji Cemaran Air Minum Masyarakat Sekitar Margahayu Raya Bandung Dengan Identifikasi Bakteri Escherichia coli. Indo. J. Pharm. Sci Tech., 4(2), 50-56.
Indrayati, S., Diana, P. E., Tinggi, S., Kesehatan, I., Padang, P., & Barat, S. (2020). Uji Efektifitas Larutan Bawang Putih ( Allium sativum ) terhadap pertumbuhan Bakteri Staphylococcus Epidermidis. 7(1), 22–31.
Purwantiningsih, T. I., Rusae, A., & Freitas, Z. (2019). Uji In Vitro Antibakteri Ekstrak Bawang Putih sebagai Bahan Alami untuk Menghambat Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli Garlic Extract Antibacterial In Vitro Test as Nature Inggredient to Inhibit Staphylococcus aureus and Escherichia coli. Sains Peternakan, 17(1), 1–4.
Wantiningsih, T. I., Rusae, A., & Freitas, Z. (2019). Uji In Vitro Antibakteri Ekstrak Bawang Putih sebagai Bahan Alami untuk Menghambat Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli Garlic Extract Antibacterial In Vitro Test as Nature Inggredient to Inhibit Staphylococcus aureus and Escherichia coli. Sains Peternakan, 17(1), 1–4.
Published
2020-06-29
How to Cite
Indrayati, S., & Sugiarto, Y. (2020). Uji Efektifitas Air Rebusan Daun Rambutan (Nephelium lappaceum L.) Dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli. PROSIDING SEMINAR KESEHATAN PERINTIS, 3(1), 12. Retrieved from https://jurnal.stikesperintis.ac.id/index.php/PSKP/article/view/549