HUBUNGAN PENERAPAN BREASTFEEDING FATHER TERHADAP SIKAP IBU DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF

  • Mera Delima STIKes Perintis Padang
  • Poetri Eryanti STIKes PerintisPadang
  • Hidayati Hidayati STIKes Perintis Padang
Keywords: breastfeeding exclusive, the application of breastfeeding father, attitude mother

Abstract

Exclusive breastfeeding is giving breastfood without additional food for infants 0-6 months. According to preliminary survey carried out by researchers in Pasaman, the scope of exclusive breastfeeding simultantly low for 46%, because of lack of husband support. Research purposes was to analyze the application of husband to support in exclusive breastfeeding Pasaman public health center 2017. Research was conducted in  may to april 2017 with cross-sectional method. Sample  involved 81 couples, and sample technique using slovin formulas, by using questionnaire. The result the implementation of husband involvement in breastfeeding showed 61,7 % for good, and mother exclusive breastfeeding is 56,8 % for good. Correlation obtained for p-value 0,000 which means Ho rejected. Obtained value 6.957 means that respondents who had husband involvement in breastfeeding have a good chance 6.957 times for mother provision for exclusive breastfeeding support better than husband involvement in breastfeeding. There is a correlation for husband involvement in breastfeeding to mother provision for exclusive breastfeeding in Pasaman public health center 2017. It was expected to health care provider to increase health education, especially about the importance of husband support to mother provision in exclusive breastfeeding.

References

Adiguna, IMA. & Dewi, WCWS. (2016). Pengetahuan Ayah Sebagai Breastfeeding Father Tentang Pemberian Asi Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Tampak siring I Gianyar Bali 2014. E-Jurnal Medika, Vol. 5No.6.

Afifah, D.N. (2007). Faktor Yang Berperan Dalam Kegagalan Praktik PemberianAsi Eksklusif. Studi Kualitatif di Kecamatan Tembalang, Kota Semarang

Ambarwati, E.R., Wulandari, D. (2010).Asuhan Kebidanan NIFAS. Nuha Medika: Jogjakarta.

Ari, & Adriani, F. R. (2013). Membesarkan Anak Hebat dengan ASI. Citra Media Pustaka: Jakarta

Bahiyatun. (2009). Buku Ajar Asuhan Kebidanan Nifas Normal. EGC: Jakarta.

Bobak, dkk. (2004). Buku Ajar Keperawatan Maternitas. Edisi 4. EGC: Jakarta.

Hidayat, A. Aziz Alimul. (2005). Pengantar Ilmu Keperawatan Anak Jilid I.Salemba Medika: Jakarta.

http://dinkeskotapadang1.wordpress.com/profil-kesehatan/. Diakses tanggal 15Januari 2017.

http://www.antaranews.com/berita/5162
89/kemenkes-tingkatan-cakupan-asi ekslusif. Diakses tanggal 15 Januari 2017.

http://www.unicef.org/indonesia/id/media_21270.htm. Diakses tanggal 15 Januari 2017.

Juherman. (2008). Hubungan Pengetahuan, Sikap Dan Peranan Ayah Terhadap Pemberian Asi Eksklusif.

Oktalina, O., Muniroh, L., &Adiningsih, S. (2012). Hubungan Dukungan SuamiDan Dukungan Keluarga Dengan Pemberian Asi Eksklusif Pada Ibu Anggota Kelompok Pendukung Asi (Kp Asi). Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia

Khaerunisyah & Rahmah (2015). Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan dan Dukungan Suami dalam Pemberian ASI Eksklusif di Desa Bangunjiwo Kasihan 1 Bantul. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokoteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Maryunani, A. (2012). Inisiasi Menyusui Dini, ASI Eksklusif dan Manajemen Laktasi. Trans Info Media: Jakarta.

Notoatmodjo, Soekidjo. (2003). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta: Jakarta.

Notoatmodjo, Soekidjo. (2010).Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta:Jakarta.

Nursalam. (2013). Konsep & Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Salemba Medika: Jakarta.

Prasetyono, D., S. (2009). Buku Pintar ASI Eksklusif: Pengenalan, Praktik, dan Kemanfaatan-kemanfaatannya. DIVA Press: Jogjakarta.

Pratiwi. (2013). Hubungan Peran Serta Suami Dengan Keberhasilan Pemberian Asi Eksklusif Pada Bayi Usia 6-12 Bulan

Puspitasari, S. & Pujiastuti, W. (2015). Hubungan Pemberian Asi Eksklusif Terhadap Status Gizipada Bayi Usia 7-8 Bulan Di Wilayah Puskesmas Tlogomulyo, Kabupaten Temanggung. Jurnal Kebidanan Vol.4 No. 8.Issn.2089-7669

Putra, SW. (2009). Breastfeeding father. Diakses tanggal 15 Januaridarihttp://windiaja.multiply.com/journal/item/100.

Roesli, Utami. (2005). Panduan Praktis Menyusui. Puspa Swara: Jakarta.

Saam, Z. & Wahyuni, S. (2013), Psikologi Keperawatan. Raja Grafindo Persada:Jakarta.

Sinubawardani. (2015). Hubungan Antara Pengetahuan Dan Peran Ayah Dalam Pemberian Asi Eksklusif.
Sunaryo. 2004. Psikologi Untuk Keperawatan. Jakarta: EGC.

Syamsiah, S. (2010). Tingkat Pengetahuan Suami Mengenai Asi Eksklusif Dan Hubungannya Dengan Penerapan Breastfeeding Father. Jurnal KesehatanPrima Vol. 3 No.1 Januari, 2011.

Zulaikhah, S. (2010). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif di Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang. (Skripsi jurusanIlmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negri Semarang)
Published
2018-08-04
How to Cite
Delima, M., Eryanti, P., & Hidayati, H. (2018). HUBUNGAN PENERAPAN BREASTFEEDING FATHER TERHADAP SIKAP IBU DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF. PROSIDING SEMINAR KESEHATAN PERINTIS, 1(1). Retrieved from https://jurnal.stikesperintis.ac.id/index.php/PSKP/article/view/54