Kecerdasan Emosional Dengan Perilaku Caring Perawat Pada Praktek Keperawatan

  • Dia Resti Dewi Nanda Demur STIKes Perintis Padang
  • Yuli Permata Sari Universitas Muhammadyah Sumatera Barat
Keywords: Kecerdasan Emosional, Perilaku Caring

Abstract

Pelayanan keperawatan yang berkualitas dapat diwujudkan melalui pemberian  asuhan keperawatan yang didasari oleh perilaku  caring perawat. Sebab, perilaku caring yang ditampilkan oleh seorang perawat dapat mempengaruhi kepuasan pasien. Salah satu indikator klinik mutu  pelayanan keperawatan adalah kepuasan pasien terhadap pelayanan keperawatan. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara kecerdasan emosional perawat dengan perilaku caring perawat pada praktek keperawatan di Ruang Rawat Inap Ambun Suri RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi. Penelitian ini merupakan jenis deskriptif analitik dengan mengunakan pendekatan cross sectional yang melibatkan 69 perawat di Ruang Rawat Inap Ambun Suri RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa kuesioner. Berdasarkan hasil analisis didapatkan bahwa perawat yang berperilaku caring kurang baik sebanyak (44,9%). Perawat yang memiliki kecerdasn emosional tinggi untuk menerapkan perilaku caring  sebanyak (53,7%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa keerdasan emosional mempunyai hubungan yang signifikan dengan perilaku caring (p=0,001). Disarankan bagi kepala ruangan melalui fungsi pengarahan dan pengawasan hendaknya mengupayakan kemampuan kecerdasan emosi berkembang pada diri para perawat meliputi  aspek-aspek kesadaran diri, pengelolaan diri, kesadaran sosial,  pengelolaan hubungan, dengan langkah diadakan berrbagai pelatihan, pendidikan tambahan dan training yang berkaitan untuk meningkatkan kecerdasan emosi perawat guna meningkatkan perilaku caring perawat.

References

Abdul, Saleh, A., & Sjattar, E. L. (2013). Hubungan perilaku caring perawat dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap di rumah sakit. Akademi Keperawatan Kabupaten Buton, 1(65), 65.
Agustin, I. (2002). Perilaku caring perawat dan hubungannya dengan kepuasan klien di instalasi rawat inap bedah dewasa Rumah Sakit dr. Mohammad Hoesin Palembang tahun 2002, 1–149.
Aminuddin. (2002). Hubungan iklim kerja dengan kinerja perawat pelaksana di ruang rawat inap rumah sakit umum daerah Dr . M . Yunus Bengkulu tahun 2002 = The correlation of work climate and nursing staff performances in the ward of rumah sakit umum daerah Dr . M . Yunus Ben. Tesis Program Magister Ilmu Keperawatan FIK UI.
Direktorat Bina Pelayanan Keperawatan Direktorat Jenderal Bina Pelayanan Medik Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2008). Pedoman indikator mutu pelayanan keperawatan klinik di sarana kesehatan.
Dwidiyanti, M. (2007). Caring Kunci Sukses Perawat/Ners Mengamalkan Ilmu. Semarang: Hasani.
Gibson, Ivancevich, D. (2010). Organisasi dan Manajemen : Perilaku, Struktur dan Proses. Organizational Behavior.
Goleman, D. (2005). Emotional intelligence. New York: Bantam Dell.
Keperawatan, S., Sarifudin, Y. B., & Sarifudin, Y. B. (2015). Caring Perawat Pada Praktek Keperawatan Program Studi Ners.
Kerfoot, K. (2001). It’s Transformation, Not Patient Care’. Pediatric Nursing, 42727(4)(424–425), ,427.
Kernbach, S., & Schutte, N. S. (2005). The impact of service provider emotional intelligence on customer satisfaction. Journal of Services Marketing, 19(7), 438–444. https://doi.org/10.1108/08876040510625945
Masitoh, S. (2010). Analisis kinerja perawat pelaksana dan hubungannya dengan karakteristik demografis dan karakteristik organisasi di ruang rawat inap RSAB Harapan Kita. Tesis FIK UI. Tidak Dipublikasikan.
Mcqueen, A. C. H. (2004). INTEGRATIVE LITERATURE REVIEWS AND META-ANALYSES Emotional intelligence in nursing work, 101–108.
Pangewa, M. (2007). Perilaku Keorganisasian. . Jakarta: Departemen Pendidikkan Nasional.
Panjaitan, H. E. K. K. R. dengan K. P. P. di R. R. I. R. G. (2007). Hubungan Efektivitas Kepemimpinan Kepala Ruangan dengan Kinerja Perawat Pelaksana di Ruang Rawat Inap RSPAD Gatot Subroto. Jakarta. FIK.UI.
Rahman MWijaya DAini L. (2013). Hubungan Persepsi Perilaku Caring Perawat dengan Loyalitas Pasien Rawat Inap Kelas III Rumah Sakit Paru Jember. Repository.Unej.Ac.Id.
Riani, A. (2011). Budaya organisasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Rusmiati. (2006). Hubungan lingkungan organisasi dan karakteristik perawat dengan kinerja perawat pelaksana di ruangan rawat inap rumah sakit umum pusat persahabatan Jakarta. Tesis Program Pascasarjana FIK-UI, 4.
Siagian, S. (2010). Kiat Meningkatkan Produktivitas Kerja. Jakarta: Rineka Cipta.
Sobirin. (2006). Hubungan beban kerja dan motivasi dengan penerapan perilaku caring perawat pelaksana di RSUD Unit Swadana Kabupaten Subang. Tesis FIK UI. Tidak Dipublikasikan, 94005.
Supriatin, E. (2009). Hubungan Beban Kerja dan Pengembangan Profesional dan Perilaku Caring Perawat Pelaksana Di RS Cikini Jakarta. Tesis.FK UI.
Supriyadi. (2006). Hubungan karakteristik pekerjaan dengan pelaksanaan perilaku caring oleh perawat pelaksana di ruang rawat inap rumah sakit islam samarinda. Tesis FIK UI. Tidak Dipublikasikan.
Veithzal Rivai, Ella Jauvani SagalaVeithzal Rivai, E. J. S. (2011). Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Perusahaan dari Teori Ke Praktek. PT RajaGrafindo Persada.
Watson caring science institute. (2010). Jean Watson’s Theory of Human Caring/Caring Science (apply to sacred teaching), 1–7. Retrieved from www.humancaring.org
Wolf, Z. R., Miller, P. A., & Devine, M. (2003). Relationship between nurse caring and patient satisfaction in patients undergoing invasive cardiac procedures. Medsurg Nursing : Official Journal of the Academy of Medical-Surgical Nurses, 12(6), 391–396.
Published
2019-12-20
How to Cite
Demur, D., & Sari, Y. (2019). Kecerdasan Emosional Dengan Perilaku Caring Perawat Pada Praktek Keperawatan. PROSIDING SEMINAR KESEHATAN PERINTIS, 2(1), 73. Retrieved from https://jurnal.stikesperintis.ac.id/index.php/PSKP/article/view/377