Gambaran Kadar Hemoglobin (HB) Petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)PT.Tabing Raya Kota Padang Tahun 2019

  • Marisa Marisa STIKes Perintis Padang
  • Yunda Wahyuni STIKes Perintis Padang
Keywords: Kadar Hemoglobin, Petugas SPBU

Abstract

Penggunaan bahan bakar seperti premium dan solar melepaskan 95% emisi timbal yang dapat mencemari udara dan kemudian dapat dihirup serta diserap oleh tubuh sehingga dapat menimbulkan gangguan kesehatan seperti penurunan kadar hemoglobin. Menurut WHO (2009), konsentrasi normal timbal dalam darah adalah 10-25 ul/dl. Jika kadar tersebut melewati batas normal timbal maka akan terjadi keracunan yang dapat membahayakan tubuh manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar hemoglobin dalam darah pada petugas SPBU Kota Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Sampel berjumlah 10 orang yang diambil dengan teknik sampling random, pemeriksaan Hb dilakukan dengan cara Rapid Tes atau RDT. Hasil penelitian kadar hemoglobin (Hb) menunjukan bahwa dari 10 petugas SPBU Pt. Tabing Raya Kota Padang ditemukan kadar hemoglobin (Hb) yang normal 5 orang (50%), tidak normal sebanyak 5 orang (50%). Sedangkan kadar Hemoglobin tertinggi yaitu 17,8 g/dL dan hasil pemeriksaan kadar Hemoglobin terendah yaitu 10,0 g/dL. Dapat dijadikan sebagai informasi terutama pada petugas SPBU tentang pentingnya kesehatan, serta lebih memperhatikan safety peralatan standar keamanan dan keselamatan kerja. Misalnya memakai masker saat bekerja untuk mengurangi paparan timbal dari gas tersebut

References

Buku Ajar Ilmu Gizi. Buku Kedokteran EGC. Jakarta.
Bakta. I. M (2012). Hematologi Klinik Ringkas. Jakarta. EGC.
Caur, M. G. Yuanari (2009). Studi Ekonomi Lingkungan Penggunaan Pestisida dan Dampaknya pada Kesehatan Petani di Area Pertanian Hertikulturan Desa Sumber Rejo Kecamatan Ngamblak Kabupaten Magelang Jawa Tengah.
D’Hiru. (2013). Live Blood Analisis. PT Gramedia Pustaka Utama.Jakarta.
Darmon, (2008). Lingkungan hidup dan pencemaran. Jakarta : UI-Press.
Evelyn, 2009. Anatomi dan fisiologi untuk paramedis. Jakarta. Gramedia.
Forqonita, D. 2007. Seri IPA Biologi, SMP Kelas VII, Quadra. Penerbit Yudhistira Ghalia Indonesia. Jakarta.
Hardiasyah. Dkk. 2004. Penilaian dan Perencanaan Konsumsi Pangan. Jurusan Gizi Masyarakat dan Fakultas Pertanian IPB: Bogor.
H.Syaifuddin. (2011). Anatomi Fisiologi: Kurikulum Berbaris Koprehensif untukKeperawatan dan Bidan. Edisi 4 Jakarta: EGC.
Kiswari. R. 2014. Hematologi dan Transfusi. Erlangga. Jakarta.
Kosasih, E. N. Dan A.S Kosasih. 2008. Tafsiran Hasil Pemeriksaan Laboraorium Klinik edisi kedua. Karisma Publishing Group: Tangerang.
Nursalam. (2008). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian IlmuKeperawatan. Salemba Medika : Jakarta.
Palar. H. (2004). Pencemaran dan Toksikoloagi logam berat. Rineka Cipta. Jakarta. P.78-86.
Putri Minartika dan Witjahjo Bambang RB. (2010). Pengaruh Paparan Timbal (Pb) pada Udara Jalan Tol Terhadap Gambaran Mikroskopis Paru dan Kadar Timbal (Pb) Dalam Darah Mencit Balb/C Jantan. Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.
Santosa, B. (2008). Penundaan Plasma Sitrat pada Suhu Kamar (27oC) terhadap Hasil Pemeriksaan aPTT ( Activated Partial Thromboplastin Time).
Sacher. R.A. McPherson, R.A. 2004. Tinjauan klinis atas hasil Pemeriksaan Laboratorium. Cetakan 1. Jakarta: EGC.
Setiyarno. Dkk. 2012. Hubungan Konsumsi Teh dengan Kadar Hemoglobin Di Kecamatan Jenawi Kabupaten Karanganyar. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia Vol. I. No. 1 Februari 2012.
Setiadi. (2007). Konsep dan Penulisan Riset Keperawatan. Graha Ilmu: Yogyakarta.
Suryatin. B. (2012). Sains materi dan sifatnya. Grasindo. Jakarta.
Suksmerri. (2008). Dampak Pencemaran Logam Timah Hitam (Pb) Terhadap Kesehatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Semarang. Hal II (2).
Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R dan D, Bandung: Alfabeta.
Syaifuddin, 2011. Buku Prakis Pelayanan Kesehatan Maternal Neonatal. Jakarta ; PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
WHO. Guidelines on Hand Hygiene in Health Care Library Cataloguing-in Publication Data; 2009.
Wirjatmadi (2006). Peranan Gizi dalam Siklus Kehidupan Kencana. Jakarta.
Widayati, D.T.2008. Effect of Oocyte Morphology on Embryo Development and Implantation. Materi Kuliah Program Konsultan Fertilitas dan Endokrinologi Reproduksi (Unpublished), bagian obsgin. Fakultas Kedokteran UGM.
Zarianis. 2006. Esensial Anatomi dan fisiologi Dalam Asuhan Maternitas. EGC: Jakarta
Published
2019-12-20
How to Cite
Marisa, M., & Wahyuni, Y. (2019). Gambaran Kadar Hemoglobin (HB) Petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)PT.Tabing Raya Kota Padang Tahun 2019. PROSIDING SEMINAR KESEHATAN PERINTIS, 2(1), 12. Retrieved from https://jurnal.stikesperintis.ac.id/index.php/PSKP/article/view/372