HUBUNGAN UMUR DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSUD SOLOK

  • Tetra Anestasia Putri STIKes Perintis Padang
  • Athica Oviana STIKes Perintis Padang
  • Triveni Triveni STIKes Perintis Padang
Keywords: Umur, Paritas, Kejadian BBLR

Abstract

Penyebab terjadinya kelahiran dengan berat badan lahir rendah adalah berasal dari faktor ibu hamil yang usianya kurang dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun dan kehamilan yang pertama atau kehamilan ke lima atau lebih, gizi saat hamil yang kurang, jarak kehamilan dengan persalinan terlalu dekat (<2 Tahun), penyakit Ibu, kelainan uterus), faktor dari janin meliputi cacat bawaan, kehamilan ganda, hidramnion serta faktor placenta meliputi plasenta previa dan solusio plasenta. Penelitian ini bersifat survey analitik, dengan rancangan cross sectional yang dilaksanakan pada bulan Maret- Agustus 2018 berjumlah 514 orang dengan menggunakan data sekunder yang diambil dari catatan Medical Record meliputi Umur dan Paritas serta berat badan bayi yang dilahirkan dengan menggunakan cheklist kemudian di undi dengan menggunakan teknik undian (lottery technique) sehingga di dapatkan 225 sampel. Hasil penelitian ini didapatkan kejadian BBLR di RSUD Solok tahun 2018 sebanyak 36.9 %, ibu melahirkan denganĀ  umur beresiko ( 48,4 % ) dan ibu denganĀ  paritas beresiko ( 17,3 % ), hasil uji statistik terdapat hubungan antara umur ibu dengan terjadinya BBLR p = 0,0001 (p < 0,05 %) dan terdapat hubungan antara paritas ibu dengan terjadinya BBLR p = 0,001 (p < 0,05 %). Kejadian BBLR masih tinggi, terdapat hubungan yang bermakna antara umur, paritas dan kejadian BBLR. Disarankan pada tenaga kesehatan agar meningkatkan penyuluhan dan konseling tentang reproduksi sehat dan paritas yang aman untuk melahirkan.

References

Azwar dan Prihartono, 2003. Metodologi Penelitian. Jakarta : Binarupa Aksara
Bobak, Jansen, 2000. Perawatan maternitas, Jilid 2, Bandung : YIA-PKP
Bagian Obgin FK UGM Yogyakarta. 2002.
Usia Muda Beresiko tinggi dengan Kejadian BBLR.
Chandra, Budiman, 1995. Pengantar Statistik Kesehatan. Jakarta : EGC
Departemen Kesehatan RI, 2007.
Riset Kesehatan Dasar, 2007. di akses www.depkes.co.id 21/03/11
Survei Demografi Kesehatan Indonesia, 2007. di akses www.depkes.co.id 21/03/11
Dinas Kesehatan Sumatera Barat. 2018.
Profil Kesehatan Sumatera Barat Tahun 2009. di akses www.depkes.go.id 21/03/11
Manuaba, Ida Bagus Gde, 1998. Ilmu kebidanan, penyakit kandungan & keluarga berencana untuk pendidikan bidan, jakarta : EGC
Mochtar Rustam, 1998. Sinopsis Obstetri, jakarta : EGC
Nelson, 1992. Ilmu Kesehatan Anak, Bagian I, I992
Notoatmodjo, Soekidjo, 2002.Metodologi Penelitian Kesehatan, edisi Revisi, Cetakan Kedua, Jakarta : Rineka cipta
Saifuddin, Prof. Dr. Abdul Basri, 2001.Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawihardjo
Published
2018-12-28
How to Cite
Putri, T., Oviana, A., & Triveni, T. (2018). HUBUNGAN UMUR DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSUD SOLOK. PROSIDING SEMINAR KESEHATAN PERINTIS, 1(2), 78. Retrieved from https://jurnal.stikesperintis.ac.id/index.php/PSKP/article/view/366

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>