PERBEDAAN ACTIVE CYCLE OF BREATHING TECHNIQUE (ACBT) DAN PURSED LIPS BREATHING TECHNIQUE (PLBT) TERHADAP FREKUENSI NAFAS PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK) DI POLI PARU RSUD DR. ACHMAD MUCHTAR BUKITTINGGI TAHUN 2018

  • Ida suryati STIKes Perintis Padang
  • defrimal defrimal STIKes Perintis Padang
  • isnanini putri STIKes Perintis Padang
Keywords: COPD, Active Cycle Of Breathing Technique (ACBT), Pursed Lips Breathing Technique (PLBT)

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) adalah penyakit paru-paru kronis yang ditandai dengan obstruksi atau obstruksi aliran udara di saluran napas progresif nonreversibel atau parsial reversibel. Manajemen keperawatan yang dapat dilakukan pada pasien PPOK adalah siklus aktif teknik pernafasan (ACBT) dan teknik menggerakkan bibir bibir (PLBT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan teknik siklus pernafasan aktif (ACBT) dan teknik bibir mengembang bibir (PLBT) terhadap frekuensi pernafasan penderita PPOK di Poliklinik Paru Achmad Muchtar rumah sakit Bukittinggi 2018. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan metode penelitian quasi experimental. menggunakan dua kelompok desain pre-test-post test. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang dengan teknik quota sampling. Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa ada penurunan frekuensi pernafasan pada pasien PPOK setelah diberikan siklus aktif teknik pernapasan (ACBT) dan teknik menggerakkan bibir (PLBT). Berdasarkan hasil dari siklus aktif teknik pernapasan (ACBT) dan teknik bibir bernafas (PLBT), itu dihitung menurunnya angka untuk 3,69 dan 2,25 masing-masing, untuk nilai 0,000 p. Disimpulkan bahwa teknik siklus pernafasan aktif (ACBT) dan teknik teknik pernapasan bibir (PLBT) dapat menurunkan frekuensi pernafasan pasien PPOK dimana latihan siklus aktif teknik pernapasan (ACBT) lebih berpengaruh untuk menurunkan frekuensi pernapasan. Selanjutnya, disarankan agar hasil penelitian ini dapat diterapkan oleh perawat di rumah sakit untuk mengurangi keluhan pasien sesak nafas

 

References

American Lung Association, 2015. Lung Disease. http://www.Lung.Org/Lung-Disease/COPD/In-Depth-Resources/-FactSheet.Html
Brunner & Suddarth, 2002. Keperawatan Medikal Bedah. Edisi 8. Jakarta : EGC
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar Indonesia (Riskesdas). 2013
Global Initiative For Chronic Obstructive Lung Disease (GOLD). 2005. Pocket Guide To Copd Diagnosis, Management, And Prevention, Dalam Buku Ikawati, Zulies. Farmakoterapi


GOLD. Global Strategy For The Diagnosis, Mangement And Prevention Of Chronic Obstuctive Pulmonary Disease. USA : 2007
Gordon, 2010. Gangguan Pernafasan Panduan Latiham Lengkap. Jakarta : Rajagrafindo Persada
Guyton Dan Hall, 2010. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi 11. Jakarta : EGC
Mannino Dm. Copd: Epidemiology, Prevalence, Morbidity And Mortality,And Disease Heterogeneity. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12010839 Future Trends. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12010839
Persatuan Dokter Paru Indonesia, 2011. Penyakit Paru Obstruktif Kronik : Pedoman & Penatalaksanaan Di Indonesia
Pyor And Webber, 2010. Physiotherapy For Respiratory And Cardiac Problems. London : Churchill Livingstone
Smeltzer, Suzanne C Dan Brenda G. Bare. 2001. Keperawatan Medikal Bedah 2, Edisi 8. Jakarta : EGC
Published
2019-01-29
How to Cite
suryati, I., defrimal, defrimal, & putri, isnanini. (2019). PERBEDAAN ACTIVE CYCLE OF BREATHING TECHNIQUE (ACBT) DAN PURSED LIPS BREATHING TECHNIQUE (PLBT) TERHADAP FREKUENSI NAFAS PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK) DI POLI PARU RSUD DR. ACHMAD MUCHTAR BUKITTINGGI TAHUN 2018. PROSIDING SEMINAR KESEHATAN PERINTIS, 1(2), 17. Retrieved from https://jurnal.stikesperintis.ac.id/index.php/PSKP/article/view/129

Most read articles by the same author(s)