Hospital Disaster Plan Dalam Perencanaan Kesiapsiagaan Bencana

  • Mera Delima Program Studi Ners, FIKES, Universitas Perintis Indonesia
  • Aldo Yuliano Mas Putra Program Studi Ners, FIKES, Universitas Perintis Indonesia
Keywords: Kesiapan, rumah sakit, tim penanggulangan bencana, Readiness, disaster management team

Abstract

Kota Bukittinggi merupakan daerah yang rawan bencana alam seperti gempa bumi, banjir, dan tanah longsor, dan baru – baru ini banjir juga menggenangi beberapa daerah di kota Bukittinggi, tampa terkecuali juga mengenai Rumah Sakit. Rumah sakit sebagai sarana pelayanan kesehatan rujukan khususnya bagi kasus-kasus emergensi, lebih siap dalam menghadapi dampak bencana baik bencana di dalam atau di luar rumah sakit. Tujuan penelitian ini Untuk Menganalisis Kesiapan Manajemen Rumah Sakit Ibnusina Yarsi Bukittinggi Dalam Perencanaan Penyiagaan Bencana (Hospital Disaster Plan) Tahun 2020. Metode Penelitian ini menggunakan metode desain deskriptif kualitatif dengan strategi fenomenalogi dengan metode wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Penelitian dilakukan di rumah sakit Ibnusina Yarsi Bukittinggi bulan Februari sampai November 2020. Teknik penentuan informan menggunakan metode purposive sampling. Pengolahan data menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Analisis data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah sakit Ibnusina Yarsi sudah memiliki struktur organisasi tim penanggulangan bencana dan tupoksi masing - masing, namun perlu adanya perbaharuan/update dari struktur tim, kesiapan sumber daya manusia sudah memiliki Tim kebencanaan dan tim Bantuan Kesehatan, namun sarana dan prasarana rumah sakit belum mencukupi untuk penanganan korban massal. Sedangkan sistem komunikasi rumah sakit sudah memiliki alat komunikasi untuk penyampaian informasi. Kesimpulan Tim penanggulangan bencana kurang siap menghadapi bencana karena struktur organisasi beserta tugas dan fungsinya belum optimal diperbaharui, masih kurangnya sarana dan prasarana dalam penanggulangan korban massal dan sudah memiliki alat komunikasi. Diharapkan rumah sakit mengupdate struktur organisasi, dan melengkapi sarana dan prasarana dalam penanggulangan bencana.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anjarsari dkk, 2014. (2014). Perencanaan Penyiagaan Bencana di Rumah Sakit Daerah Balung Kabupaten Jem- ber ( Disaster Alerting Plan at Balung General Hospital in Jember District ). Artikel Ilmiah Hasil Penelitian Mahasiswa.

Costa, P. S., Santos, N. C., Cunha, P., Cotter, J., & Sousa, N. (2013). The use of multiple correspondence analysis to explore associations between categories of qualitative variables in healthy ageing. Journal of Aging Research, 2013(October). https://doi.org/10.1155/2013/302163

De, Note Creswell, J. . W. . ( 2013 ). (2015). Qualitative inquiry and research design . Choosing among five approaches ( 3 e éd .). London : Sage . November.

Helaluddin, 2018. (2018). Mengenal Lebih Dekat dengan Pendekatan Fenomenologi: Sebuah Penelitian Kualitatif. Uin Maulana Malik Ibrahim Malang, March, 1–15. https://www.researchgate.net/publication/323600431_Mengenal_Lebih_Dekat_dengan_Pendekatan_Fenomenologi_Sebuah_Penelitian_Kualitatif

Hilmi, E., Hendarto, E., Riyanti, & Sahri, A. (2012). Analisis Potensi Bencana Abrasi dan Tsunami di Pesisir Cilacap. Jurnal Penanggulangan Bencana, 3(1), 34–42.

Ismunandar. (2013). Kesiapan Rumah Sakit Umum Daerah Undata Palu dalam penanganan korban bencana. Jurnal Keperawatan Sudirman, 8(3), 143–154.

Jack Pincowsky, Sampieri, R. H. (2008). Disaster Management handbook. 634.

Kasmawati. (2016). Analisis Implementasi Kebijakan Hospital Disaster Plan Di Blud Rumah Sakit Ibu Dan Anak Provinsi Aceh Menghadapi Bencana Gempabumi Dan Tsunami. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala, 16(3), 170–175.

Kepmenkes. (2017). Manajemen Bencana.

Maarif, S. (2012). Pikiran dan Gagasan Penanggulangan Bencana di Indonesia. In Bintek Manajemen Penyusunan Peta Rawan Bencana.

Medicine, D., Fitzgerald, G., & Hou, X. (2014). Building an Evaluation Instrument for China’s Hospital Emergency Preparedness: A Systematic Review of Preparedness Instruments. March. https://doi.org/10.1017/dmp.2014.10

Mudatsir, M. (2013). Kesiapsiagaan Staf Dan Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Jiwa Aceh Dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi. Idea Nursing Journal, 4(3), 82–92.

Prima, A., & Meliala, A. (2017). Hambatan dan peluang dalam pembuatan hospital disaster plan : studi kasus dari Sumatera Utara. Journal Of Community Medicine And Public Health, 33 Nomor 1, 595–602.

Putra, H. A. (2018). Studi Kualitatif Kesiapsiagaan Tim Komite Bencana Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul dalam Menghadapi Bencana. Health Sciences and Pharmacy Journal, 2(1), 8. https://doi.org/10.32504/hspj.v2i1.22

Roskusumah, T. (2013). Komunikasi Mitigasi Bencana oleh Badan Geologi KESDM di Gunung Api Merapi Prov. D. I. Yogyakarta. Jurnal Kajian Komunikasi, 1(1), 59. https://doi.org/10.24198/jkk.v1i1.6031

Sitompul, J. (2018). Peran Petugas Kesehatan Dalam Manajemen Penanganan Bencana Alam. Jurnal Ilmiah Maksitek, 3(November), 15–27.

Talati, S., Bhatia, P., Kumar, A., Gupta, A. K., & Ojha, C. D. (2014). Strategic planning and designing of a hospital disaster manual in a tertiary care, teaching, research and referral institute in India. World Journal of Emergency Medicine, 5(1), 35. https://doi.org/10.5847/wjem.j.issn.1920-8642.2014.01.006

Tika, M., & Widya, C. (2019). Higeia Journal of Public Health. Higeia Journal of Public Health Research and Development, 1(3), 625–634.

UUD RI. (2007). Undang undang tentang penanggulangan bencana.

Zhong, S., Hou, X., Clark, M., Zang, Y., Wang, L., Xu, L., & Fitzgerald, G. (2014). Disaster resilience in tertiary hospitals : a cross-sectional survey in Shandong Province , China. 1–10.

Published
2021-06-30
How to Cite
Delima, M., & Putra, A. (2021). Hospital Disaster Plan Dalam Perencanaan Kesiapsiagaan Bencana. JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis’s Health Journal), 8(1), 54-66. https://doi.org/10.33653/jkp.v8i1.600