Asupan Energi, Asupan Lemak, Aktivitas Fisik Dan Pengetahuan, Berhubungan dengan Gizi Lebih pada Remaja SMA

  • Rahmita Yanti Jurusan Gizi, FIKES, Universitas Perintis Indonesia
  • Maria Nova Jurusan Gizi, FIKES, Universitas Perintis Indonesia
  • Aulia Rahmi Jurusan Gizi, FIKES, Universitas Perintis Indonesia
Keywords: Gizi lebih, asupan energi, lemak, aktifitas fisik, pengetahuan gizi

Abstract

Masalah overweight dan obesitas penting untuk diperhatikan pada remaja karena 80% remaja berpeluang mengalami obesitas pada saat dewasa. SMA Pembangunan Kota Padang memiliki prevalensi status gizi lebih tertinggi pada tahun 2017 yaitu 22,52%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan energi, asupan lemak, aktivitas fisik, pengetahuan gizi dan kualitas tidur dengan kejadian gizi lebih pada remaja SMA. Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional study. Variabel independen (asupan energi, asupan lemak, aktivitas fisik, pengetahuan gizi, kualitas tidur) dan variabel dependen (kejadian gizi lebih) dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan. Instrumen yang digunakan adalah SQ-FFQ, kuesioner, timbangan berat badan dan microtoise. Populasi sebanyak 389 orang dan sampel 57 orang. Penelitian ini menggunakan uji chi-square pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan 28.1% siswa mengalami gizi lebih. Proporsi kejadian gizi lebih banyak ditemukan pada remaja dengan asupan energi berlebih(64.3%), asupan lemak berlebih(70%), aktivitas fisik tidak aktif (47.6%), pengetahuan gizi cukup (50.0%),dan kualitas tidur buruk (36.4%).Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan asupan energi, asupan lemak, aktifitas fisik, pengetahuan gizi dengan kejadian gizi lebih (p<0,05), dantidak terdapat hubungan kualitas tidur dengan kejadian gizi lebih (p>0.05). Disarankan kepada remaja untuk lebih memperhatikan makanan yang dikonsumsi terutama makanan yang mengandung tinggi energi dan tinggi lemak agar tidak terjadi kenaikan berat badan secara signifikan, aktif melakukan aktivitas fisik, meningkatkan pengetahuan gizi demi mencapai sikap dan tindakan positif dalam memilih makanan yang akan dikonsumsi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afrilia, D. A., & Festilia, S. (2018). Hubungan Pola Makan dan Aktivitas Fisik terhadap Status Gizi di Siswa SMP Al Azhar Pontianak. Pontianak Nutrition Journal (PNJ), 01(01), 12.

Agustin. (2012). Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas tidur pada pekerja shift di PT Krakatau Tirta Industri Cilegon. Universitas Indonesia.

Alfyan, M. T. (2010). Hubungan Pengetahuan Gizi Dengan Status Gizi Siswa Di Sma Harapan 1 Medan. USU.

Almatsier, S. (2013). Prinsip Dasar Ilmu Gizi (R. Pradana (ed.); 9th ed.). PT Gramedia Pustaka Utama.

Dewi, P. L. P. (2017). Hubungan Pengetahuan Gizi, Aktivitas Fisik dan Asupan Energi, Asupan Lemak dengan Kejadian Obesitas pada Remaja SMP. Nutrition College, 6(3).

DKK. (2018). Rekapitulasi Hasil Penjaringan Kesehatan Murid SMA se Kota Padang Tahun 2017.

Ermona, N. D. N., & Wirjatmadi, B. (2018). Hubungan Aktivitas Fisik Dan Asupan Gizi Dengan Status Gizi Lebih Pada Anak Usia Sekolah Dasar Di Sdn Ketabang 1 Kota Surabaya Tahun 2017. SA License, 98.

Ernawati, F., Pusparini, Arifin, A. Y., & Prihatini, M. (2019). Hubungan Asupan Lemak Dengan Status Gizi Anak Usia 6 Bulan-12 Tahun Di Indonesia. Penelitian Gizi Dan Makanan, 42(1).

Fikri, H. K., & Husna, C. A. (2016). Hubungan Kualitas Tidur Dengan Obesitas Pada Anak Sekolah Dasar (Sd) Negeri Di Desa Kampung Jawa Lama Dan Lancang Garam Kota Lhokseumawe. Averrous, 4(1).

Florence, A. G. (2017). Hubungan Pengetahuan Gizi Dan Pola Konsumsi Dengan Status Gizi Pada Mahasiswa Tpb Sekolah Bisnis Dan Manajemen Institut Teknologi Bandung.

Ganakin, S. V. (2017). Hubungan Kualitas Tidur dengan Kondisi Obesitas pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran UKWMS.

Gibney, M. J., Margetts, B. M., Kearney, J. M., & Arab, L. (2009). Gizi Kesehatan Masyarakat (S. S. Nuning Zuni Astuti (ed.); 1st ed.). Buku Kedokteran EGC.

Marfuah, D. (2015). Kualitas Tidur Hubungannya dengan Obesitas pada Anak Sekolah Dasar di Yogyakarta. Profesi, 12.

Nugroho, K., Mulyadi, & Masi, G. N. M. (2016). Hubungan Aktivitas Fisik Dan Pola Makan Dengan Perubahan Indeks Massa Tubuh Pada Mahasiswa Semester 2 Programstudi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran. E Jurnal Keperawatan, 4(2).

Nurani, G. S. (2005). Analisis Hubungan Asupan Energi, Protein, Lemak, Karbohidrat Dan Serat Dengan Indeks Massa Tubuh CDC pada Siswa SLTA. Eprints Undip.

Pakar Gizi Indonesia. (2017). Ilmu Gizi Teori dan Aplikasi (Hadinsyah & I. dewa N. Supariasa (eds.)). Buku Kedokteran EGC.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 28 Tahun 2019. (2019). Angka Kecukupan Gizi Yang Dianjurkan Untuk Masyarakat Indonesia.

Praditasari, J. A., & Sumarmi, S. (2018). Asupan Lemak, Aktivitas Fisik Dan Kegemukan Pada Remaja Putri Di SMP Bima Insani Surabaya. 13(2), 120.

Putra, T. E., Astiti, D., & Syamsiatun, N. H. (2017). hubungan antara durasi dan kualitas tidur dengan Overweight pada mahasiswa universitas alma ata Yogyakarta. Jurnal Gizi Dan Dietetik, 1.

Qamariyah, B., & Nindya, T. S. (2018). Hubungan Antara Asupan Energi, Zat Gizi Makro dan Total Energy Expenditure dengan Status Gizi Anak Sekolah Dasar. SA License, 2(1).

Riskesdas. (2013). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI Tahun 2013.

Riskesdas. (2018). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI Tahun 2018.

Ryandra, Y. (2016). Hubungan Kualitas Tidur dengan Indeks Massa Tubuh Berlebih pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang. Umm Institutional Repository.

Sediaoetama, A. D. (2004). Ilmu Gizi untuk Mahasiswa dan Profesi (5th ed.). Dian Rakyat.

Septiana, P., & Irwanto. (2018). Hubungan Durasi Tidur dengan Kejadian Obsitas pada Anak Usia 3-8 Tahun. Global Medical and Health Communication, 63.

Smith, A. M. (2006). Contemporary Nutrition (7th ed.). McGraw Hill Companies.

Soekirman. (2006). Hidup Sehat Gizi Seimbang Dalam Siklus Kehidupan Manusia. PT Gramedia Pustaka Utama.

Soraya, D., Sukandar, D., & Sinaga, T. (2017). Hubungan pengetahuan gizi, tingkat kecukupan zat gizi, dan aktivitas fisik dengan status gizi pada guru SMP. Jurnal Gizi Indonesia, 6(1), 30.

Sutrio. (2017). Hubungan Asupan Energi, Pengetahuan Gizi dan Aktivitas Fisik terhadap Status Gizi Siswa SMA Global Madani Kota Bandar Lampung Tahun 2016. Jurnal Kesehatan Holistik, 11(1), 29.

Tasya, N. S., & Tirtayasa, K. (2017). Hubungan Antara Kualitas Tidur Dan Perubahan Berat Badan Pada Mahasiswa Perempuan Program Studi Kedokteran Umum Tahun Pertama Di Universitas Udayana. Intisari Sains Medis, 8(2).

Wulandari, D. T., & Mardiyati, N. L. (2017). Hubungan Antara Asupan Karbohidrat dan Lemak dengan Kejadian Overweight pada Remaja di SMA Muhammadiyah 4 Kartasura Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Riset Kesehatan, 9(1), 55.

Wulandari, N. W. M., Muniroh, L., & Nindya, T. S. (2015). Asupan Energi dan Aktivitas Fisik berhubungan dengan Z-Score IMT/U Anak Sekolah Dasar di Daerah Perdesaan. Media Gizi Indonesia, 10(1), 55.

Wulandari, S., Lestari, H., & Fachlevy, A. F. (2016). Faktor faktor yang berhubungan dengan kejadian obesitas pada remaja SMA 4 Kendari tahun 2016. 2.

Published
2021-06-30
How to Cite
Yanti, R., Nova, M., & Rahmi, A. (2021). Asupan Energi, Asupan Lemak, Aktivitas Fisik Dan Pengetahuan, Berhubungan dengan Gizi Lebih pada Remaja SMA. JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis’s Health Journal), 8(1), 45-53. https://doi.org/10.33653/jkp.v8i1.592