Identifikasi Kasus Unwanted Pregnancy pada Remaja: Studi Fenomenologi

  • Esa Risi Suazini STIKes Karsa Husada Garut, Jawa Barat, Indonesia
  • Lina Humaeroh STIKes Karsa Husada Garut, Jawa Barat, Indonesia
Keywords: Identifikasi, remaja, unwanted pregnancy, Identification, adolescent,

Abstract

Kasus Unwanted Pregnancy di Indonesia (2010-2014) merupakan kasus tertinggi di ASEAN, yakni sekitar 32 ribu kasus atau 48 kasus/1000 kehamilan atau 17,5%. Pada tahun 2010 di Jawa Barat terdapat 12.300 kasus kehamilan yang tidak diinginkan akibat 29% hubungan seks pranikah (sekitar 3 juta remaja).   Kekerasan di Garut, dalam 7 bulan pertama tahun 2019, telah terjadi 34 kasus kekerasan seksual (70% korbannya adalah anak-anak). Kasus kekerasan seksual di ranah privat menempati urutan tertinggi dalam 5 tahun terakhir (71%). Berdasarkan kategori pelaku kekerasan, 56% (1.670) dilakukan oleh pacar.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya free sex, identifikasi free sex, dan identifikasi unwanted pregnancy. Desain penelitian fenomenologi melalui wawancara mendalam dan pertanyaan terbuka.Teknik pengambilan sampel adalah purposive dan snowball, jumlah responden sebanyak 14 orang (3 responden wawancara mendalam, 11 orang menjawab pertanyaan terbuka). Teknik analisis data menggunakan Model Miles dan Huberman. Uji Kredibilitas dengan perpanjangan pengamatan dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab remaja melakukan seks pranikah adalah faktor internal (perasaan cinta, ingin mencoba, kontrol diri, sikap permisif dan pengetahuan kesehatan reproduksi) dan eksternal (sikap orang tua, sumber informasi, lingkungan, teman dan tempat yang aman serta berpacaran), perilaku dan gambaran keadaan kehamilan tidak diinginkan (fatner seksual multiple, frekuensi free sex 1->5 kali, kecanduan seksual, pengetahuan mengenai kehamilan responden, sikap dan perilaku responden, orang tua dan pacar menerima kehamilan dan tetap merawat kehamilan).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adriana Venny dkk. (2019). Korban Bersuara, Data Bicara Sahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Sebagai Wujud Komitmen Negara. Catatan Kekerasan Terhadap Perempuan Tahun 2018. Komnas Perempuan. https//: www.komnasperempuan.go.id

Asmara, D. A. (2016). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Seksual Pranikah Beresiko Kehamilan Tidak Diinginkan Pada Mahasiswa Yang Bertempat Tinggal Di Kos “Las Vegas.” In Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Seksual Pranikah Beresiko Kehamilan Tidak Diinginkan pada Mahasiswa yang Bertempat Tinggal di Kos LAS VEGAS (Studi Kasus pada Universitas X di Kota Semarang).

Azinar, M. (2013). Perilaku Seksual Pranikah Berisiko Terhadap Kehamilan Tidak Diinginkan. KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 153–160.

Badan Pusat Statistik. (2018). Angka Kelahiran Pada Perempuan Usia 15-19 Tahun Menurut Daerah Tempat Tinggal. https://www.bps.go.id/dynamictable/2018/06/28/1484/angka-kelahiran-pada-perempuan-usia-15-19-tahun-menurut-daerah-tempat-tinggal-2012.html

BKKBN. (2019). KESEHATAN REPRODUKSI DAN NIKAH DINI. Bkkbn.Go.Id.

Dwijayanti, Y. R., & Herdiana, I. (2011). Street Children Sexual Behavior Reviewed with Health Belief Model Theory (HBM). Insan, 13(02), 129–137.

Esa Risi, S. (2019). Persepsi Remaja Mengenai Nasihat Reproduksi Pada Saat Mengalami Menarche. Medika Cendikia, 6(1). jurnalskhg.ac.id/index.php/medika

Firmiana, M. E., Prasetya, M. R., & Imawati, R. (2014). Ketimpangan Relijiusitas dengan Perilaku: Hubungan Religiusitas dengan Perilaku Seksual Pra Nikah Remaja SMA/Sederajat di Jakarta Selatan. JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA. https://doi.org/10.36722/sh.v1i4.80

Kasim, F. (2014). Dampak Perilaku Seks Berisiko terhadap Kesehatan Reproduksi dan Upaya Penanganannya (Studi tentang Perilaku Seks Berisiko pada Usia Muda di Aceh). Jurnal Studi Pemuda.

Kementerian Kesehatan RI. (2017). Infodatin Reproduksi Remaja-Ed.Pdf. In Situasi Kesehatan Reproduksi Remaja (Issue Remaja, pp. 1–8).

Komnas Perempuan. (2018). Tergerusnya Ruang Aman Perempuan dalam Pusaran Politik Populisme. https//:www.komnasperempuan.go.id

Maulida, D., & Safrida, S. (2020). Komunikasi Orang Tua dan Anak dalam Pencegahan Seks Pranikah. Jurnal Komunikasi Global, 9(1), 97–114. https://doi.org/10.24815/jkg.v9i1.16055

Nur I’anah. (2018). Dinamika Psikologis Pemaknaan Remaja dengan Kehamilan Tidak Diinginkan terhadap Pengalaman First Sexual Intercourse. Universitas Gajah Mada. Diunduh. http://etd.repository.ugm.ac.id

Pawestri, Wardani, R. S., & Sonna. (2013). Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Remaja Tentang Seks Pra Nikah. Jurnal Keperawatan Maternitas.

Putri, D., Suyono, H., & Tentama, F. (2019). Memahami kontrol diri terhadap intensi seks pranikah pada remaja. Prosiding Seminar Nasional Magister Psikologi Universitas Ahmad Dahlan. https://doi.org/ISSN: 2715-7121

Qomariah, S. (2020). PACAR BERHUBUNGAN DENGANPERILAKU SEKSPRANIKAHPADA REMAJA. Jurnak Kesmas Asclepius (JKA), 2(1). https://journal.ipm2kpe.or.id/index.php/JKA/article/view/585/805

Rachmayanie, R. (2017). Seks pra nikah sebagai problematika remaja sekolah menengah. Proceeding Seminar Dan Lokakarya Nasional Revitalisasi Laboratorium Dan Jurnal Ilmiah Dalam Implementasi Kurikulum Bimbingan Dan Konseling Berbasis Kkni, 4–6.

Reni Wahyu Triningsih, Bagoes Widjanarko, V. T. I. (2015). Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap Praktik Seks Pranikah pada Remaja di SMA Dekat Lokalisasi di Wilayah Kabupaten Malang. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia / Agustus, 10(2).

Saputri, Y. I., & Hidayani, H. (2017). Faktor - faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Seks Pra Nikah Remaja. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat. https://doi.org/10.33221/jikm.v5i4.19

Sari, D. N., Darmana, A., & Muhammad, I. (2018). Pengaruh Faktor Predisposisi, Pemungkin, dan Pendorong Terhadap Perilaku Seksual di SMA Asuhan Daya Medan. Jurnal Kesehatan Global, 1(2), 53. https://doi.org/10.33085/jkg.v1i2.3943

Setiawan, R., & Nurhidayah, S. (2008). Pengaruh pacaran terhadap perilaku seks pranikah. Jurnal Soul. https://doi.org/10.1002/pits

Sudirman, R. M. (2014). Peran Teman Sebaya dan Paparan Media Pornografi Terhadap Perilaku seksual Remaja Di Sekolah Menengah Kejuruan Tunas Bangsa Kabupaten Subang. Universitas Gadjah Mada.

Widyoningsih. (2011). Pengalaman Keluarga Merawat Anak Remaja dengan Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD) di Kabupaten Cilacap Provinsi Jawa Tengah Studi Fenomenologi.

Yolanda, C., & Fatmariza, F. (2019). Pergeseran Nilai-nilai Moral Masyarakat dan Implikasinya Terhadap Moralitas Remaja di Kecamatan IV Nagari Bayang Utara Kabupaten Pesisir Selatan. Journal of Civic Education. https://doi.org/10.24036/jce.v2i3.152

Yusuf Wijanarko. (2019). Sepanjang Tahun 2019 sudah 34 Kasus Asusila terjadi di Garut. Pikiran Rakyat Edisi Senin 12 Agustus 2019. //www.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/2019/07/08/sepanjang-2019-sudah-34-kasus-asusila-terjadi-di-garut

Published
2021-01-13
How to Cite
Suazini, E., & Humaeroh, L. (2021). Identifikasi Kasus Unwanted Pregnancy pada Remaja: Studi Fenomenologi. JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis’s Health Journal), 7(2), 44-58. https://doi.org/10.33653/jkp.v7i2.518