Efektifitas Pemberian Makanan Tambahan dan Konseling Gizi dalam Perbaikan Status Gizi Balita

  • Erina Masri Universitas Perintis Indonesia, Sumatera Barat, Indonesia
  • Wulan Kartika Sari Universitas Perintis Indonesia, Sumatera Barat, Indonesia
  • Yensasnidar Yensasnidar Universitas Perintis Indonesia, Sumatera Barat, Indonesia
Keywords: PMT, Konseling gizi, Status Gizi, Counseling, Nutritional Status

Abstract

Upaya pemerintah untuk menangani masalah gizi pada balita yaitu dengan memberikan makanan tambahan berupa biskuit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh pemberian makanan tambahan (PMT) dibandingkan dengan pemberian makanan tambahan (PMT) disertai konseling gizi terhadap status gizi anak usia 6 – 24 bulan. Penelitian ini menggunakan  Quasi Eksperimental design dengan rancangan two group pretest and postest. Sampel penelitian balita gizi kurang usia 6–24 bulan di Nagari IV Koto Mudik Kabupaten Pesisir Selatan berjumlah 14 orang. Analisis data menggunakan uji paired T-Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata berat badan yaitu 6,9 kg sebelum diberikan PMT. Setelah diberikan PMT pada bulan I diperoleh rata-rata berat badan 7,3 kg,  7,7 kg pada bulan II dan 8,2 kg pada bulan III perlakuan. Pada kelompok perlakuan kombinasi PMT dan Konseling Gizi, rata-rata berat badan awal 6,9 kg, terjadi peningkatan berat badan 7,3 kg pada bulan I, 7,9 kg pada bulan II dan 8,3 kg pada bulan III. Pemberian PMT saja tidak berpengaruh terhadap status gizi berdasarkan BB/U (p=,0,078). Intervensi kombinasi PMT dan Konseling Gizi berpengaruh terhadap status gizi kurang usia 6 – 24 bulan (p=0,008), akan tetapi  tidak ada perbedaan pengaruh intervensi PMT dengan kombinasi PMT dan Konseling Gizi terhadap status gizi kurang usia 6 – 24 bulan (p=0,356)

Downloads

Download data is not yet available.

References

Beck, M. E. (2011). Ilmu Gizi Dan Diet Hubungannya Dengan Penyakit-Penyakit Untuk Perawat dan Dokter. ayasan Essentia Medica.

Hestuningtyas, T. R., & Noer, E. R. (2014). Pengaruh Konseling Gizi Terhadap Pengetahuan, Sikap, Praktik Ibu Dalam Pemberian Makan Anak, Dan Asupan Zat Gizi Anak Stunting Usia 1-2 Tahun Di Kecamatan Semarang Timur. In Journal of Nutrition College (Vol. 3, Issue 1). https://doi.org/10.14710/jnc.v3i1.4520

Jayani, I. (2015). Hubungan antara Penyakit Infeksi dengan Status Gizi pada Balita di Puskesmas Jambon Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo. Java Health Journal, 2(1), 1–8.

Kusumaningrum, R., & Pudjirahaju, A. (2019). Konseling Gizi Terhadap Pengetahuan Gizi Dan Sikap Ibu, Pola Makan Serta Tingkat Konsumsi Energi Dan Protein Balita Gizi Kurang. Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI), 4(1), 53. https://doi.org/10.31290/jiki.v(4)i(1)y(2018).page:53-63

Kemenkes RI. (2018). Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. In Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.

Majestika, S. (2018). Status Gizi Anak dan Faktor yang Mempengaruhi. Yogyakarta: UNY Press.

Milda Riski Nirmala Sari, & Leersia Yusi Ratnawati. (2018). Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Pola Pemberian Makan dengan Status Gizi Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Gapura Kabupaten Sumenep. Amerta Nutrition, 2(2), 182–188. https://doi.org/10.20473/amnt.v2.i2.2018.182-188

Munjidah, A., & Rahayu, E. P. (2020). Pengaruh Penerapan Feeding Rules Sebagai Upaya Mengatasi Kesulitan Makan Pada Anak (Picky Eater, Selective Eater Dan Small Eater). JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama, 8(1), 29–39.

Notoatmodjo. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nugraha, D., Salam, A., & Laraeni, Y. (2017). Pengaruh Konseling Gizi Terhadap Tindakan Ibu Dalam Pemberian Mp-Asi Dan Berat Badan Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Gizi Prima, 2(2), 137–147.

Putri, A. S. R., & Mahmudiono, T. (2020). Efektivitas Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pemulihan Pada Status Gizi Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Simomulyo, Surabaya. Amerta Nutrition, 4(1), 58. https://doi.org/10.20473/amnt.v4i1.2020.58-64

Rahmawati, R., rezal, F., & Erawan, P. (2017). Pengaruh Konseling Gizi Dengan Media Booklet Terhadap Peningkatan Pengetahuan, Sikap, Dan Tindakan Ibu Dalam Upaya Pencegahan Gizi Buruk Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari Tahun 2017. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Unsyiah, 2(6), 198377.

Septiani. (2014). Giving Effect of Food Supplement To Recovery in Children Less Nutrition Status of Changes in. Jurnal Riset Gizi, 2(2), 40–45.

Sofiyana, D., & Noer, E. R. (2013). Perbedaan Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Ibu Sebelum Dan Setelah Konseling Gizi Pada Balita Gizi Buruk. Journal of Nutrition College, 2(1), 134–144. https://doi.org/10.14710/jnc.v2i1.2109

Sunaryanti. (2019). Pengaruh Status Gizi Dan Imunisasi Terhadap Pertumbuhan Anak Di Desa Jetis Karangpung Kalijambe Sragen. Avicenna Journal of Health Research. Vol 2 No 1. Maret 2019

Supariasa IG. (2012).Pendidikan dan Konsultasi Gizi. EGC.Jakarta

Published
2021-01-13
How to Cite
Masri, E., Sari, W., & Yensasnidar, Y. (2021). Efektifitas Pemberian Makanan Tambahan dan Konseling Gizi dalam Perbaikan Status Gizi Balita. JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis’s Health Journal), 7(2), 28-35. https://doi.org/10.33653/jkp.v7i2.516