Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Pelaksanaan Stimulasi Janin Dalam Kandungan

  • Defi Yulita STIKes Alifah Padang
  • Meyi Yanti STIKes Alifah Padang, Sumatera Barat, Indonesia
Keywords: Pengetahuan, paritas, pendidikan, stimulasi janin dalam kandung

Abstract

Di Indonesia angka keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan masih cukup  tinggi  yaitu  sekitar  5-10%  mengalami  keterlambatan  perkembangan  umum.  Dua  dari    1000 bayi    mengalami gangguan perkembangan motorik dan 3 sampai 6 dari 1.000 bayi juga                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              mengalami gangguan pendengaran serta satu dari 100 anak mempunyai kecerdasan kurang dan keterlambatan bicara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor – faktor  yang berhubungan dengan pelaksanaan Stimulasi janin dalam kandungan. Jenis penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional dengan Populasi ibu hamil trimester II dan III, sebanyak 89 orang. Teknik pengambilan sampel dengan Acidental sampling, Data ini diperoleh melalui kuesioner, Hasil penelitian didapatkan sebanyak 26 orang (54,2%) tingkat pengetahuan rendah. sebanyak 35 orang (73 %) paritas multipara, sebanyak 38 orang (79,2) tingkat pendidikan tinggi, sebanyak 26 orang (54,2%) tidak melakukan stimulasi janin dalam kandungan. Didapatkan hubungan tingkat pengetahuan dengan stimulasi janin dalam kandungan (p=0,000), ada hubungan paritas ibu hamil dengan stimulasi janin (p=0,001) dan ada hubungan tingkat pendidikan ibu hamil dengan stimulasi janin (p=0,011). Dapat disimpulkan ibu dengan pengetahuan rendah, primipara, pendidikan rendah banyak yang  tidak melakukan stimulasi janin dalam kandungan.  agar dapat meningkatkan  penyuluhan kepada ibu hamil tentang manfaat melakukan stimulasi janin dalam kandungan

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andriana, Evariny. 2013. Mencerdaskan Anak Sejak Dalam Kandungan. Jakarta: Bhuana Ilmu Populer.

Ariani, Mardhani. 2012. “Faktor Resiko Gangguan Perkembangan Anak.” Jurnal Kedokteran Brawijaya 27(1): 118–31.

Chamidah, A.N. 2018. “Deteksi Dini Perkembangan Balita Dengan Metode DDST II Di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Juanda Samarinda.” Jurnal Endurance 3(2): 367–74.

Deki, P. 2015. “Factors Affecting Early Childhood Growth and Development : Golden 1000 Days.” Journal of Advanced Practices in Nursing 01(1–7).

Dewi Nilam Sari, Wijayanti. 2013. “Hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang perkembangan janin dengan stimulasi kecerdasan janin dalam kandungan di bpm sri lumintu Surakarta.” Jurnal Kebidanan 5(2).

Halimatussakdiah, Isneni, Fatma S. 2015. “Hubungan karakteristik ibu hamil dengan pengetahuan stimulasi kecerdasan pralahir di Puskesmas Kuta Alam tahun 2012.” Jurnal Kesehatan 8(2).

Herlina, Nina. 2017. “Membentuk Kecerdasan Otak Janin selama Kehamilan.” Jurnal Sehat 10(2).

Siswina, Tesa. 2016. “Pengaruh Stimulasi Pendidikan terhadap Perkembangan Kecerdasan Anak Usia 3-6 Tahun.” Jurnal Ilmiah Bidan 1(2).

Soekidjo Notoadmojdo. 2012. Promosi Kesehatan dan perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Sugeng, H.M. 2019. “Gambaran Tumbuh Kembang Anak pada Periode Emas Usia 0-24 Bulan di Posyandu Wilayah Kecamatan Jatinangor.” Jurnal Sistem Kesehatan 4(2): 96–101.

Sujiono, B, et al. 2014. Persiapan dan saat kehamilan (seri mengembangkan potensi bawaan anak.). Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Suri, Nelliraharti. 2019. “Intensitas Komunikasi Ibu Hamil Terhadap Janin Sebagai Rangsangan Pendengaran dan Perkembangan Otak Dalam Perkenalan Kosakata.” Journal of Education Science (JES) 5(2).

Suryana, Dadan. 2016. Pendidikan anak usia dini, stimulasi dan aspek perkembangan anak. Jakarta: Penerbit Kencana.

Suwarti, Sri. 2016. “Hubungan Stimulasi Dini oleh Ibu Balita Dengan Perkembangan Kemandirian Anak Pra Sekolah.” Jurnal Ilmiah Bidan 1(2).

Veryudha Eka P, Lutfi Wahyuni. 2019. “Efektivitas Pendidikan Kesehatan Perkembangan Janin Dalam Meningkatkan Motivasi Ibu Hamil Untutk Memberikan Stimulasi System Indra Janin Didesa Karang Sentul Kabupaten Pasuruan.” Jurnal Midwiferia 1(2).

Yulia Safitri. 2018. “Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Stimulasiperkembangan Dengan Perkembangan Motorikkasar Anak Usia 3-5 Tahun Di Kelurahan Sei Sikambing B Kecamatan Medan Sunggal.” Jurnal Keluarga Sehat Sejahtera 12(32).

Zablotsky, B. et.al. 2017. Estimated Prevalence of Children With Diagnosed Developmental Disabilities in the United States, 2014–2016. United States: Centers for Disease Control and Prevention.

Published
2021-01-13
How to Cite
Yulita, D., & Yanti, M. (2021). Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Pelaksanaan Stimulasi Janin Dalam Kandungan. JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis’s Health Journal), 7(2), 65-70. https://doi.org/10.33653/jkp.v7i2.495