Terapi Kognitif Menurunkan Depresi Pada Lansia

  • Vetri Nathalia Akper Nabila Padang Panjang, Sumatera Barat, Indonesia
  • Mariza Elvira Akper Nabila Padang Panjang, Sumatera Barat, Indonesia
Keywords: depresi, lansia, terapi kognitif, depression, elderly, cognitive therapy

Abstract

Lanjut usia adalah bagian dari proses kehidupan yang tidak dapat dihindarkan dan akan dialami oleh setiap individu. Dalam proses perkembangan lansia ini dapat terjadi beberapa perubahan alamiah yang menyangkut beberapa aspek yaitu fisik, psikologis dan sosial. Dengan adanya perubahan tersebut ditambah kurangnya kemampuan lansia dalam beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi akan memicu timbulnya depresi pada lansia. Salah satu terapi untuk megatasi masalah depresi pada lansia adalah terapi kognitif.Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi kognitif terhadap tingkat depresi pada lansia di PSTW Kasih Sayang Ibu Batusangkar.Penelitian ini menggunakan desain penelitian “Quasi Experimental One GroupPretest-Postest” dengan intervensi terapi kognitif.Instrumen yang pakai untuk memperoleh data tingkat depresi lansia adalah GeriatricDepression Scale (GDS).Hasil uji statistik dengan menggunakan uji wilcoxson menunjukkan bahwa rata-rata depresi lansia ada penurunan sesudah dilakukan terapi kognitif. Berdasarkan hasil uji analisis terlihat nilai p-value = 0.001. Maka dapat disimpulkan ada perubahan yang signifikan antara tingkat depresi sebelum dan sesudah pemberian terapi kognitif pada lansia.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-01-13
How to Cite
Nathalia, V., & Elvira, M. (2021). Terapi Kognitif Menurunkan Depresi Pada Lansia. JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis’s Health Journal), 7(2), 87-91. https://doi.org/10.33653/jkp.v7i2.476