Lepas Drain Dini Terhadap Kualitas Hidup Pasien Kanker Payudara Pasca Operasi Modified Radical Mastectomy (MRM)

  • Ramadanus Ramadanus Universitas Andalas, Dr. M. Djamil Padang, Sumatera Barat, Indonesia
  • Daan Khambri Universitas Andalas, RSUP Dr. M. Djamil Padang, Sumatera Barat, Indonesia
  • Wirsma Arif Harahap Universitas Andalas, RSUP Dr. M. Djamil Padang, Sumatera Barat, Indonesia
Keywords: kanker payudara, modified radical mastectomy, lepas drain dini, kualitas hidup, EORTC QLQ-C30, breast cancer, early drain removal

Abstract

Pemasangan drain setelah operasi Modified Radical Mastectomy (MRM) bertujuan untuk mengurangi pembentukan seroma, namun di sisi lain dapat menyebabkan nyeri dan ketidaknyamanan serta mempengaruhi kualitas hidup pasien. Belum ada penelitian di Indonesia mengenai kapan sebaiknya drain dilepas dan bagaimana hubungannya dengan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan lepas drain dini dengan kualitas hidup pasien pasca operasi MRM; Penelitian ini merupakan penelitian nested cohort pada 40 pasien kanker payudara yang menjalani operasi MRM. Pasien dibagi atas 2 kelompok; lepas drain hari I dan hari III pasca operasi. Semua pasien dipulangkan pada hari III. Dilakukan penilaian kualitas hidup pasien 7 hari setelah pasien dipulangkan menggunakan Kuesioner EORTC QLQ-C30 meliputi skala gejala, skala fungsi dan skala kesehatan secara umum. Skor skala gejala kelompok pasien lepas drain hari I lebih rendah dan berbeda bermakna daripada hari III (7,75±3,19 vs 11,25±3,58) (p 0,002) namun tidak berbeda bermakna pada skala fungsional (86,50±3,03 vs 86,35±2,86) (p 0,869) dan kualitas hidup secara umum (72,92±10,06 vs 71,67±8,29) (p 0,671). Terdapat hubungan bermakna lepas drain dini dengan kualitas hidup pasien dalam skala gejala. Kualitas hidup pasien lepas drain hari I lebih baik daripada lepas drain hari III.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ackroyd, R., & Reed, M. W. R. (1997). A prospective randomized trial of the management of suction drains following breast cancer surgery with axillary clearance. The Breast, 6(5), 271-274.

Azamris. (2015). Perbandingan Efektifitas Lama Pemakain Drain Pasif untuk Mencegah Seroma Pasca-Modified Radical Mastectomy. CDK-225. Vol. 42;92-95.

Chopra, I., & Kamal, K. M. (2012). A systematic review of quality of life instruments in long-term breast cancer survivors. Health and quality of life outcomes, 10(1), 14.

Data Internal Divisi Onkologi Bagian Bedah RSUP Dr. M. Djamil. Padang (2019).

El Fakir, S., El Rhazi, K., Zidouh, A., Bennani, M., Benider, A., Errihani, H., ... & Nejjari, C. (2016). Health-related quality of life among breast cancer patients and influencing factors in Morocco. Asian Pacific journal of cancer prevention: APJCP, 17(12), 5063.

Juwita, D. A., Almahdy, A., & Afdhila, R. (2018). Pengaruh Karakteristik Pasien Terhadap Kualitas Hidup Terkait Kesehatan Pada Pasien Kanker Payudara di RSUP Dr. M. Djamil Padang, Indonesia. Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 5(2), 126-133.

Khambri D. (2015). Hubungan Ekspresi Androgen Receptor dengan Faktor Prognostik karsinoma payudara di Sumatera Barat. Padang; Disertasi. Universitas Andalas.

Kurnia, A., Suhandi, A., & Budiningsih, S. (2016). Correlation between Obesity and Seroma Following Modified Radical Mastectomy. The New Ropanasuri Journal of Surgery, 1(1), 3-6.

Peraboi. (2014). Panduan Penatalaksanaan Kanker Payudara. Sagung Seto. Jakarta.

Perwitasari, D. A., Atthobari, J., Dwiprahasto, I., Hakimi, M., Gelderblom, H., Putter, H., ... & Kaptein, A. A. (2011). Translation and validation of EORTC QLQ-C30 into Indonesian version for cancer patients in Indonesia. Japanese journal of clinical oncology, 41(4), 519-529.

Pihlmann, C., Nørby, L., Mertz, B., & Bigaard, J. (2018). Mastectomy without surgical drainage is safe and feasible. European Journal of Cancer, 92, S21.

Sampatharaju, S., & Rodrigues, G. Seroma formation after mastectomy: pathogenesis and prevention. Indian journal of surgical oncology, 2010, 1(4), 328-333

Saptaningsih, A. B., Setiawan, D., Rivany, R., Aryandono, T., Atthobari, J., & Dwiprahasto, I. (2018). The Development of Quality of Life Questionnaire for Indonesian Breast Cancer Patients: INA-BCHRQoL. Asian Pacific journal of cancer prevention: APJCP, 19(5), 1269.

Srivastava, V., Basu, S., & Shukla, V. K. (2012). Seroma formation after breast cancer surgery: what we have learned in the last two decades. Journal of breast cancer, 15(4), 373-380.

Taira, N., Shimozuma, K., Shiroiwa, T., Ohsumi, S., Kuroi, K., Saji, S., ... & Katsumata, N. (2011). Associations among baseline variables, treatment-related factors and health-related quality of life 2 years after breast cancer surgery. Breast cancer research and treatment, 128(3), 735-747.

Tan, ML., Idris, D. B., Teo, L. W., Loh, S. Y., Seow, G. C., Chia, Y. Y., & Tin, A. S. (2014). Validation of EORTC QLQ-C30 and QLQ-BR23 questionnaires in the measurement of quality of life of breast cancer patients in Singapore. Asia-Pacific journal of oncology nursing, 1(1), 22..

Vos, H., Smeets, A., Neven, P., Laenen, A., Vandezande, L., & Nevelsteen, I. (2018). Early drain removal improves quality of life and clinical outcomes in patients with breast cancer–Results from a randomised controlled trial. European Journal of Oncology Nursing, 36, 112-118.

Wahidin, M., et al. (2017). Situasi Kanker Payudara di Indonesia dan Upaya Pengendaliannya, dalam: Manajemen Terkini Kanker Payudara. Jakarta: Media Aesculapius.

Published
2020-07-12
How to Cite
Ramadanus, R., Khambri, D., & Harahap, W. (2020). Lepas Drain Dini Terhadap Kualitas Hidup Pasien Kanker Payudara Pasca Operasi Modified Radical Mastectomy (MRM). JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis’s Health Journal), 7(1), 85-90. https://doi.org/10.33653/jkp.v7i1.427