Emotional Freedom Technique (EFT) Menurunkan Kecemasan Ibu Yang Memiliki Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR)

  • Anisa Oktiawati STIKes Bhakti Mandala Husada Slawi, Jawa Tengah, Indonesia
  • Ita Nur Itsna Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Mandala Husada Slawi, Jawa Tengah, Indonesia
  • Jumrotun Ni’mah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Mandala Husada, Jawa Tengah, Indonesia
Keywords: BBLR, Emotional Freedom Technique, Kecemasan, LBW, Anxiety

Abstract

Kasus Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu kontribusi terhadap kematian bayi khususnya pada masa perinatal sehingga membutuhkan perawatan dan perhatian khusus sehingga menimbulkan perasaan cemas pada ibu karena setiap ibu yang setelah melahirkan. Salah satu cara mudah untuk mengurangi kecemasan yaitu dengan terapi Emotional Freedom Technique (EFT). Data rekam medis RSUD dr. Soeselo Kabupaten Tegal kasus BBLR dari Bulan Januari sampai September 2019 sejumlah 421 kasus. Tujuan penelitian ini adalah  mengetahui tingkat kecemasan sebelum dan sesudah penerapan EFT. Penelitian ini menggunakan quasi experimental dengan rancangan penelitian menggunakan One group pra-post test design. Sampel dalam penelitian ini adalah 28 Ibu yang memiliki BBLR. Alat ukur kecemasan menggunakan kuesioner yang diadopsi dari Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRS-A).  Uji statistik yang digunakan adalah uji wilcoxon. Hasil uji statistik di dapatkan p value 0,000 artinya ada pengaruh EFT terhadap tingkat kecemasan pada ibu yang memiliki BBLR.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bougea, A. M., Spandideas, N., Alexopoulos,E. C., Thomaides, T., Chrousos, G. P., &Darviri, C. (2013). Effect of the emotionalfreedom technique on perceived stress,quality of life, and cortisol salivary levelsin tension-type headache sufferers: Arandomized controlled trial. The Journal of Science and Healing, 9(2), 91–99.

Damaiyanti, M. (2010). Komunikasi Terapeutik dalam Praktik Keperawatan. Refika Aditama.

Haruyama, S. (2015). The Miracles of Endorphin : Sehat Mudah dan Praktis dengan Hormon Kebahagiaan. Bandung. Qanita.

Hendiyanto, W, A. (2014). Tingkat Kecemasan Ibu yang Mempunyai Bayi BBLR DI Ruang Perinatologi RSUD Dr. Harjono Ponorogo [Universitas Muhammadiyah Ponorogo]. In Skripsi. http://eprints.umpo.ac.id/599/

Hunt, K. N. (2011). The NICU: Environmental Effects of the Neonatal Intensive Care Unit on Infants and Caregivers. Research Paper, 1–30. papers3://publication/uuid/6C029B03-E32C-4662-A53E-B17A1DF02DA0

Isworo, A., Anam, A., & Indrawati, N. (2019). Pengaruh Terapi Emotional Freedom Technique (EFT) dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Lansia Hipertensi. Gaster Jurnal Kesehatan, 17(2), 154. https://doi.org/10.30787/gaster.v17i2.438

Karatzias, T., Power, K., Brown, K.,McGoldrick, T., Begum, M., Young, J., &Adams, S. (2011). A controlled comparisonof the effectiveness and efficiency of twopsychological therapies for posttraumaticstress disorder: Eye movement desensitizationand reprocessing vs. emotional freedom techniques. Journal New Mental Disease, 199(6), 372–378.

Laas MJ, de Vries LS, Koopman C, Uniken Venema MM, Eijsermans MJ, B., & HW, V. S. A. (2011). Postnatal growth of preterm born children ≤ 750g at birth. Early Human Development Journal, 87(7), 495–507. https://doi.org/10.1016/j.earlhumdev.2011.04.009.

Manuaba. (2012). Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana Untuk Pendidikan Bidan. EGC.

Ningsih, S,F., Karim, D., & Sabrian, F. (2015). Efektivitas Terapi Emotional Freedom Technique (EFT) terhadap Kecemasan Pasien Kanker Payudara Stadium II dan III. Cybrarians Journal, 2(37), 1–31. https://doi.org/10.12816/0013114

Pratiwi, W, R. (2019). Hubungan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Terhadap Risiko Melahirkan Bayi Berat Lahir Rendah di Puskesmas Rappang. Jurnal Ilmiah Kesehatan Iqra, 7(1), 32–37.

Prianita, A. (2011). Pengaruh Faktor Usia Ibu Terhadap Keluaran Maternal Dan Perinatal Pada Persalinan Primigravida Di Rs Dr. Kariadi Semarang Periode Tahun 2010 [Universitas Diponegoro]. In Kti. http://eprints.undip.ac.id/32864/

Purnami, E, D, R. (2010). Koping ibu terhadap bayi bblr (berat badan lahir rendah) yang menjalani perawatan intensif di ruang nicu ( [Universitas Diponegoro]. In Skripsi http://eprints.undip.ac.id/15039/

Purwanti, D., Fitriasih, & Isyti’aroh. (2014). Dukungan sosial keluarga dan hubungannya dengan kecemasan ibu primipara dalam merawat bayi berat badan lahir rendah. Prosiding Seminar Nasional Dan Internasional, 249–254. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/psn12012010/article/view/1458

Puspitasari, R. (2014). Hubungan tingkat pendidikan dan pekerjaan ibu dengan kejadian Bayi Berat Lahir Rendah di RSU PKU Muhammadiyah Bantul. [Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)]. In Skripsi. http://digilib.unisayogya.ac.id/1188/1/NASKAH PUBLIKASI.pdf

Riskesdas, K. (2018). Hasil Utama Riset Kesehata Dasar (RISKESDAS). https://doi.org/10.1088/1751-8113/44/8/085201

Rokade, P. B. (2011). Release of Endomorphin Hormone and Its Effects on Our Body and Moods : A Review. Internationa Conference on Chemical, Biological and Environment Sciences, 431127(215), 436–438. http://psrcentre.org/images/extraimages/1211916.pdf

Saidah, Q., Rustina, Y., & Nurhaeni, N. (2011). Penurunan Kecemasan Ibu dan Perbaikan Status Bangun-Tidur BBLR melalui Perawatan Metode Kanguru. Jurnal Keperawatan Indonesia, 14(3), 193–198. https://doi.org/10.7454/jki.v14i3.309

Salam, N, M. (2018). Efektivitas Terapi EFT (Emotional Freedom Technique) Untuk Menurunkan Tingkat Kecemasan Pada Narapidana yang Menjelang Bebas di Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa [Universitas Negeri Makssar]. In Skripsi. https://onesearch.id/Record/IOS3399.10241#holdings

Salawati, L. (2012). Hubungan usia, paritas dan pekerjaan ibu hamil dengan bayi berat lahir rendah. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala, 12(3), 138–142. http://jurnal.unsyiah.ac.id/JKS/article/view/3512/3265

Shari, W. W., Emaliyawati, E., Keperawatan, F., & Padjadjaran, U. (2014). Emotional Freedom Techniques dan Tingkat Kecemasan Pasien yang akan Menjalani Percutaneous Coronary Intervention Emotional Freedom Techniques and Anxiety Level of Patients undergoing Percutaneous Coronary Intervention. Jurnal Keperawatan Padjadjaran, 2, 133–145. https://doi.org/https://doi.org/10.24198/jkp.v2i3.83.g79

Suyami, Rustina, Y., & Agustini, N. (2014). Pengaruh Edukasi Terhadap Tingkat Kecemasan dan Tingkat Efikasi Diri Ibu Dalam Merawat BBLR. Prosiding Seminar Nasional dan Internasional, 242–248. http://download.garuda.ristekdikti.go.id/article.php?article=1352317&val=426&title=Pengaruh Edukasi Terhadap Tingkat Kecemasan Dan Tingkat Efikasi Diri Ibu Dalam Merawat Bblr

Thahir, A., Sulastri., & A. (2014). Emotional Freedom Technique. Jurnal Kesehatan, V(1), 84–89. https://ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JK/article/viewFile/71/64

Trotter R, Gallagher R, D. J. (2011). Anxiety in patients undergoing percutaneous coronary interventions. Heart Lung Journal, 40(3), 185–192. https://doi.org/10.1016/j.hrtlng.2010.05.054

Published
2020-07-11
How to Cite
Oktiawati, A., Itsna, I., & Ni’mah, J. (2020). Emotional Freedom Technique (EFT) Menurunkan Kecemasan Ibu Yang Memiliki Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis’s Health Journal), 7(1), 8-15. https://doi.org/10.33653/jkp.v7i1.421