Viral Load Terhadap Nilai Hematokrit Pada Infeksi Virus Dengue

  • Rita Permatasari Universitas Andalas, STIKes Perintis Padang, Sumatera Barat, Indonesia
  • Almurdi Almurdi Universitas Andalas, Sumatera Barat, Indonesia
  • Djong Hon Tjong Universitas Andalas, Sumatera Barat, Indonesia
Keywords: infeksi virus dengue, hematokrit, viral load, nested-qPCR

Abstract

Demam berdarah adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Virus dengue yang masuk ke tubuh manusia, akan menyerang sel dendritik dan sel retikuloendotelial lain seperti sel hati, makrofag sehingga menyebabkan diproduksinya mediator imun selular dan humoral. Mediator imun menyebabkan peningkatan permeabilitas kapiler sehingga cairan plasma keluar ke jaringan, akan menyebabkan hemokonsentrasi dan terjadinya peningkatan nilai hematokrit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan viral load dengan nilai hematokrit pada infeksi virus dengue. Manfaat penelitian ini adalah memberikan penjelasan tentang mekanisme terjadinya infeksi virus dengue yang berpengaruh terhadap jumlah viral load dan nilai hematokrit pada infeksi virus dengue dan dapat digunakan sebagai referensi bagi pembaca maupun peneliti lainnya. Selain itu juga dapat dijadikan sebagai referensi diagnosis penyakit infeksi virus dengue serta meningkatkan kualitas penanganan terhadap penderita infeksi virus dengue.  Metode Penelitian dengan desain deskriptif korelasional dengan 49 sampel yang dikumpulkan dari Laboratorium pasien infeksi dengue, data penelitian di analisis dengan software SPSS uji Pearson dengan menggunakan metode Nested-qPCR. Hasil Analisis penelitian menggunakan Software SPSS dengan uji korelasi Pearson, didapatkan hubungan jumlah viral load dengan nilai hematokrit pada infeksi dengue sangat lemah dengan nilai koefisien korelasi r = 0,163 dan nilai signifikan 0,381 > 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tidak terdapat hubungan bermakna antara Viral Load Dengan Nilai Hematokrit Pada Infeksi Virus Dengue.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ansori, A.N.M., Teguh H.S., Pemta, T.D., Nur, L.F.A., Siti, C., Tomohiro, K., Soegeng, S. (2015) “Differences of Universal and Multiplex Primer for Detection of Dengue Virus Differences of Universal and Multiplex Primer for Detection of Dengue Virus from Patients Suspected Dengue Hemorrhagic Fever ( DHF ) in Surabaya,” Indonesian Journal of Tropical and Infectious Disease, 5(June), hal. 147–151. doi: 10.20473/ijtid.v5i6.594.

Arifudin, M. dan Rusjdi, S. R. (2014) “Survei Larva Nyamuk Aedes Vektor Demam Berdarah Dengue di Kelurahan Kuranji Kecamatan Kuranji Kotamadya Padang Provinsi Sumatera Barat,” Jurnal Kesehatan Andalas, 5(1), hal. 60–66.

Ben-shachar, R., Schmidler, S. dan Koelle, K. (2016) “Drivers of Inter-individual Variation in Dengue Viral Load Dynamics,” PLOS Computational Biology, hal. 1–26. doi: 10.1098/rsif.2014.0094.

Bhatnagar, J., Blau, D. M., Shieh, W. J., Paddock, C. D., Drew, C., Liu, L., Jones, T., Patel, M. dan Zaki, S. R. (2012) “Molecular detection and typing of dengue viruses from archived tissues of fatal cases by RT-PCR and sequencing: Diagnostic and epidemiologic implications,” American Journal of Tropical Medicine and Hygiene, 86(2), hal. 335–340. doi: 10.4269/ajtmh.2012.11-0346.

Candra, A. (2010) “Demam Berdarah Dengue : Epidemiologi , Patogenesis , dan Faktor Risiko Penularan Dengue Hemorrhagic Fever : Epidemiology , Pathogenesis , and Its Transmission Risk Factors,” Aspirator, 2(2), hal. 110–119.

Dinas Kesehatan Kota Padang (2017) “Profil Kesehatan Kota Padang Tahun 2017,” Dinas Kesehatan Kota Padang, (45), hal. 1–176.

Fridolina Mau, I. I. P. B. S. dan Loka (2014) “Demam Berdarah Dengue Dan Transmisi Transovarial Virus Dengue PadA Aedes spp. Dengue Hemorrhagic Fever And TransOvarial Transmission Of Dengue Virus In Aedes Spp .,” Jurnal Penyakit Bersumber Binatang, 2(1), hal. 1–7.

Livina, A., Rotty, L. W. A. dan Panda, A. L. (2013) “Dan Demam Berdarah Dengue,” e-CliniC, 2, hal. 1–8.

Martina, B. E. E. (2014) “Dengue pathogenesis : a disease driven by the host response,” Science Progress, 97, hal. 197–214. doi: 10.3184/003685014X14049173153889.

McCoy, B. J. dan Madras, G. (2020) “A review on etio-pathogenesis of dangue fever and its management-an upadate review,” International Journal of Chemical Reactor Engineering, 1(1), hal. 1–15.

Nasronudin, Widyanti P. Arfijanto MV, R. M. (2010) “Colloid And Methylprednisolone Therapy As Alternative Manangement Of DHF,” Eligible articles, hal. 257–263.

Ni Made Renny A Rena, Susila Utama, T. P. M. (2010) “Kelainan hematologi pada demam berdarah dengue 2 2,” Jurnal Penyakit Dalam, 10(September).

Ni Putu Anindya Divy, I Made Sudarmaja, K. S. (2018) “Karakteristik Penderita Demam Berdarah Dengue (Dbd) Di Rsup Sanglah Bulan Juli – Desember Tahun 2014,” E-Jurnal Medika, 7(7), hal. 1–7.

Nugraheni, E., Sulistyowati, I., Mikrobiologi, B., Kedokteran, F. dan Universitas, K. (2016) “Diagnosis Molekuler Virus Dengue Molecular Diagnosis Dengue Virus,” JK Unila, 1, hal. 385–392.

Nurjannah (2010) “Faktor-faktor yang berhubungan dengan derajat demam berdarah dengue dbd di kota makassar,” Skripsi Fakultas Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makassar.

Prasetyani, R. D. (2015) “Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue,” journal Majority, 4(7), hal. 61–66. Tersedia pada: https://juke.kedokteran.unila.ac.id.

Pusparini (2014) “Kadar hematokrit dan trombosit sebagai indikator diagnosis infeksi dengue primer dan sekunder,” JurnalKedokteran Trisakti, 23(2), hal. 51–56.

Raihan, R., Hadinegoro, S. R. S. dan Tumbelaka, A. R. (2016) “Faktor Prognosis Terjadinya Syok pada Demam Berdarah Dengue,” Sari Pediatri, 12(1), hal. 47. doi: 10.14238/sp12.1.2010.47-52.

Srikiatkhachorn, A. dan Spiropoulou, C. F. (2014) “Vascular events in viral hemorrhagic fevers : a comparative study of dengue and hantaviruses,” Springer, 355, hal. 621–633. doi: 10.1007/s00441-014-1841-9.

Waggoner, J. J., Katzelnick, L. C., Burger-Calderon, R., Gallini, J., Moore, R. H., Kuan, G., Balmaseda, A., Pinsky, B. A. dan Harris, E. (2020) “Antibody-Dependent Enhancement of Severe Disease Is Mediated by Serum Viral Load in Pediatric Dengue Virus Infections,” The Journal of infectious diseases, 221(11), hal. 1846–1854. doi: 10.1093/infdis/jiz618.

WHO (2011) “Pedoman diagnostik dan tatalaksana infeksi dengue dan demam berdarah dengue menurut pedoman who 2011,” hal. 1–42.

Widyanti, T., Raharjanti, M., Alpius, H., Umma, H. A., Siregar, R., Sekadau, K., Barat, K., Widyanti, T., Raharjanti, M., Alpius, H., Umma, H. A. dan Siregar, R. (2016) “Profil Pasien Infeksi Virus Dengue pada Anak di RSUD Sekadau Kabupaten Sekadau Provinsi Kalimantan Barat,” Sari Pediatri, 17(132), hal. 379–383.

Wilschut, I. A. R. J. (2010) “Dengue virus life cycle : viral and host factors modulating infectivity,” Cellular and Molecular Life Sciences, hal. 2773–2786. doi: 10.1007/s00018-010-0357-z.

Published
2020-07-12
How to Cite
Permatasari, R., Almurdi, A., & Tjong, D. (2020). Viral Load Terhadap Nilai Hematokrit Pada Infeksi Virus Dengue. JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis’s Health Journal), 7(1), 57-63. https://doi.org/10.33653/jkp.v7i1.413