Korelasi Antara Body Mass Index (BMI) Dengan Blood Pressure (BP) Berdasarkan Ukuran Antropometri Pada Atlet

  • Luh Ari Arini Universitas Pendidikan Ganesha, Bali, Indonesia
  • I Ketut Wijana Universitas Pendidikan Ganesha, Bali, Indonesia
Keywords: Antropometri atlet, BMI, BP, an Atlet antropometri

Abstract

Agar dapat melakukan olahraga yang ditekuni dengan baik dan tanpa gangguan, seorang atlet harus dapat memperhatikan komposisi lemak dalam tubuh yang sesuai. Komposisi lemak dalam tubuh menunjukan derajat kesehatan seorang atlet, yang dapat dilihat melalui antropometri. Tujuan penelitian untuk mengetahui korelasional antara Body mass index/BMI dengan Blood pressure/BP berdasarkan ukuran antropometri atlet di Kabupaten Buleleng Tahun 2019. Metode penelitian menggunakan analitik observasional dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian yaitu semua atlet Kabupaten Buleleng yang terpilih dan dipersiapkan komite olahraga nasional Indonesia/KONI mengikuti kejuaraan Nasional. Teknik pengambilan sampel accidental sampling, didapatkan atlet yang mengikuti tes sebanyak 121 orang. Metode pengumpulan data dengan pengukuran antropometri dan tekanan darah atlet. Analisis data menggunakan uji pearson corellation test pada taraf signifikansi (α<0,05) dengan menggunakan sistem komputerisasi. Hasil analisis data didapatkan nilai p = 0,466 (α= 0,000),menunjukan adanya korelasi antara body mass index dengan blood pressure pada atlet. Sebagian besar atlet diketahui memiliki katagori BMI ideal dan BP yang normal. Setiap atlet harus tetap mengontrol massa tubuh dan tekanan darah, dengan selalu memperhatikan pola dan jadwal makan yang tepat, asupan nutrisi seimbang, latihan fisik yang teratur. Selain kesehatan fisik atlet juga harus menjaga kesehatan psikis, terutama menghindari rasa cemas yang berlebihan agar BMI dan BP tetap dalam kisaran katagori yang ideal, sehingga berdampak baik juga pada tekanan darah dan kesehatan tubuh.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aina, S. (2013). Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Tekanan Darah Anak di Sekolah Dasar Negeri Medan. Jurnal Fakultas Kedokteran USU 1(1)

Andria, K. (2013). Hubungan antara perilaku olahraga, stress dan pola makan dengan tingkat hipertensi pada lanjut usia di posyandu lansia kelurahan gebang putih kecamatan sukolilo kota Surabaya. Jurnal Promkes, 1(2), 111–117.

Anggara, F., & Prayitno, N. (2013). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tekanan Darah Di Puskesmas Telaga Murni, Cikarang Barat Tahun 2012. Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1).

Asfuah. S. (2012). Buku Saku Klinik Untuk Keperawatan dan Kebidanan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Asil, E. (2014). Factors That Affect Body Mass Index of Adults. Pakistan Journal of Nutrition, 13(5), 255–260.

Baskora, R., Sutardji, & Woro, O. (2011). Sistem Informasi Perencanaan Pola Hidup Sehat melalui Keseimbangan Aktivitas dan Asupan Makanan. Jurnal Media Ilmu Keolahragaan Indonesia, 1(2), 181–194.

Daniati, & Erawati. (2018). Hubungan Tekanan Darah Dengan Kadar Kolesterol Ldl (Low Density Lipoprotein) Pada Penderita Penyakit Jantung Koroner Di Rsup.Dr.m.Djamil Padang. Jurnal Kesehatan Perintis, 5(2).

Departemen Kesehatan RI. (2018). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Laporan Nasional 2017. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Depkes RI.

Dien, N., Mulyadi, & Kundre, R. (2014). Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) Dengan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Poliklinik Hipertensi Dan Nefrologi Blu RSUP Prof. Dr. r. d. Kandou Manado. Jurnal Keperawatan Univ Sam Ratulangi.

Kartika, L., Afifah, E., & Suryani, I. (2016). Asupan lemak dan aktivitas fisik serta hubungannya dengan kejadian hipertensi pada pasien rawat jalan. Jurnal Gizi Dan Dietetik Indonesia, 4(3), 139–146.

Kristina, K., Pangaribuan, L., & Bisara, D. (2016). Hubungan Index Massa Tubuh Dengan Hipertensi Pada Wanita Usia Subur (Analisis Data Riskesdas 2013). Jurnal Kesehatan Reproduksi, 6(2), 117–127. https://doi.org/10.22435/kespro.v6i2.4752.117-127

Manik, E. (2011). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Hipertensi Pada Lansia Di Posyandu Lansia Wilayah Kerja Puskesmas Parsoburan Kecamatan Siantar Marihat Pematangsiantar Tahun 2011. Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyrakat. Universitas Sumatera Utara Medan.

Manuntung, A. (2018). Terapi perilaku kognitif pada pasien hipertensi. Malang: Wineka Media.

Pinanti, S. (2012). Hubungan Antara Tingkat Stress Dengan Siklus Menstruasi Pada Siswi Kelas 2 di SMA 1 Kendal. Jurnal Kedokteran Muhammadiyah Semarang, 1(2).

Purwanti, M., Putri, E., IImiawan, M., & Rozalina, W. (2017). Hubungan Tingkat Stres Dengan Indeks Massa Tubuh Mahasiswa PSPD FK UNTAN. Jurnal Vokasi Kesehatan, 3(2), 47–56.

Pusat Data dan lnformasi Kementerian Kesehatan Rl. (2014). InfoDATIN Hipertensi. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Putra. R. (2015). The Effects Of Obesity In The Blood Pressure Elevation. Jurnal Majority, 4(3), 109–115.

Ramadhani, A. (2013). Hubungan kontrol tekanan darah dengan indeks massa tubuh pada pasien Hipertensi. Skripsi. Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Rohkuswara, T. D., & Syarif, S. (2017). Hubungan Obesitas dengan Kejadian Hipertensi Derajat 1 di Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandung Tahun 2016. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 1(2). https://doi.org/10.7454/epidkes.v1i2.1805.

Setyawati, B., Susilowati, A., Maisya, I. (2017). Usia dan indeks massa tubuh merupakan determinan tekanan darah diatas normal pada wanita usia subur. 40(2); 45-53.

Situmorang, P. (2015). faktor – faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada penderita rawat inap di rumah sakit umum sari mutiara medan. Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda, 1(1), 145–152.

Suhartoyo. (2015). Komposisi Tubuh Dan Tipe Somatotipe Atlet Ukm Atletik Putra Universitas Negeri Yogyakarta Tahun 2015. Universitas Negeri Yogyakarta.

Sumayku, M. (2014). Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Lingkar Pinggang dengan Tekanan Darah pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Retrieved December 15, 2019, from http://ejournal.unsrat.ac.id/index.p hp/eclinic/article/viewFile/5022/45 40

Supariasa, N. (2012). Penilaian Status Gizi. Jakarta: EGC.

Suryati, A. (2015). Faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya hipertensi essensial. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 2(1), 183–193.

Utami, D., Kusuma, I., & Achmad, A. (2013). Hubungan Kebugaran Jasmani Dan IMT Dengan Tekanan Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Acta Pharmaciae Indonesia, 1(1), 43–49.

William, E., & Feeman, J. (2010). BGS Graph Predicts Better Than the Framingham Risk Score. Journal of Clinical Lipidology, 4(3), 203–212.

World Health Organization. (2013). Childhood Overweight and Obesity. Global Strategy on Diet, Physical Activity and Health, WHO.

Published
2020-07-11
How to Cite
Arini, L., & Wijana, I. (2020). Korelasi Antara Body Mass Index (BMI) Dengan Blood Pressure (BP) Berdasarkan Ukuran Antropometri Pada Atlet. JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis’s Health Journal), 7(1), 32-40. https://doi.org/10.33653/jkp.v7i1.390