Beban Kerja Dan Motivasi Dengan Perilaku Caring Perawat

  • Dia Resti Dewi Nanda Demur STIKes Perintis Padang
  • Rizanda Mahmud Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
  • Fitra Yeni Fakultas Keperawatan Universitas Andalas
Keywords: Beban kerja, motivasi, perilaku caring

Abstract

Keberhasilan rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah pelayanan keperawatan yang merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan di rumah sakit. Salah satu bentuk pelayanan keperawatan adalah perilaku caring perawat yang merupakan inti dalam praktek keperawatan professional. Sehubungan dengan hal tersebut, maka dirasa perlu melakukan penelitian tentang perilaku caring perawat.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui adanya hubungan beban kerja dan motivasi dengan perilaku caring perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Bukittinggi Yarsi Sumatera Barat. Penelitian ini merupakan jenis deskriptif analitik dengan mengunakan pendekatan cross sectional yang melibatkan 80 perawat di ruang rawat inap RS Islam Ibnu Sina Bukittinggi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa kuesioner dan observasi. Berdasarkan hasil analisis didapatkan bahwa perawat yang berperilaku caring kurang baik sebanyak (53,8%). Beban kerja lebih dari standard waktu optimum produktif (80%) terutama pada shift pagi (99,03%) diikuti shift sore (97,37%) dan shift malam (78,73%). Perawat yang memiliki motivasi tinggi untuk menerapkan perilaku caring  sebanyak (57,5%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa beban kerja mempunyai hubungan yang signifikan dengan perilaku caring (p=0,002) dan motivasi mempunyai hubungan yang signifikan dengan perilaku caring (p=0,018) dan beban kerja merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap perilaku caring. Disarankan bagi bidang keperawatan perlu dipertimbangkan pengelolaan tenaga perawat agar beban kerja perawat menjadi lebih seimbang.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agusriansa1, Erwin2, & Nurul Huda. (2015). PERSEPSI PASIEN PREOPERATIF TERHADAP PERILAKU CARING PERAWAT. Cybrarians Journal, 2(37), 1–31. https://doi.org/10.12816/0013114

Alhasanah, N. H. (2016). Gambaran kinerja perawat berdasarkan beban kerja di instalasi rawat inap penyakit dalam rumah sakit umum (rsu) kota tangerang selatan tahun 2016. Retrieved from http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/34278/1/NURIL HIDAYAH ALHASANAH-FKIK.pdf

Amalia, E., Akmal, D., & Sari, Y. P. (2015). Hubungan Pre Dan Post Conference Keperawatan Dengan Pelaksanaan Asuhan Keperawatan Di Rsud Dr . Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2015 Dr . Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2015. Jurnal Kesehatan Perintis (Perinti’s Health Journal), 2(4), 117–124. Retrieved from https://jurnal.stikesperintis.ac.id/index.php/JKP/article/view/33

Arrohmah, M. (2017). Gambaran Penerapan 10 Faktor Karatif Caring Pada Mahasiswa Keperawatan Universitas Diponegoro Yang Telah Menjalani Praktik Klinik Di Rumah Sakit. Juornal, 1–63.

Ayuningtyas, A. (2014). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Motivasi Karyawan dalam Promosijabatan di PT.Harapan Jaya Globalindo. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 23–25.

Braja, D. (2012). Relasi gender dalam tugas keperawatan. Jurnal Keperawatan, 66, 37–39.

Damayanti, S. (2014). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Motivasi Kerja Pegawai Tetap di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara Kalimantan Timur Tahun 2014. Jurnal Administrasi Rumah Sakit Tingginya, 1, 139–149.

Darmawan, A. A. K. N. (2016). Perilaku Kunjungan Masyarakat terhadap Pemanfaatan Pelayanan Posyandu. Jurnal Dunia Kesehatan, 5(2), 29–39. Retrieved from https://www.neliti.com/publications/76442/faktor-faktor-yang-mempengaruhi-perilaku-kunjungan-masyarakat-terhadap-pemanfaat

Efendi Fery. (2009). Efendi Fery, Makhfudli. 2009. Keperawatan Kesehatan Komunitas Teori Dan Praktik Dalam Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika. Salemba Medika, 24–33. Retrieved from https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=LKpz4vwQyT8C&oi=fnd&pg=PT37&dq=dilema+etik+keperawatan&ots=gk05GOadhh&sig=OZnY5f3whkECk2YzeR8N-R8_2D0&redir_esc=y#v=onepage&q=dilema etik keperawatan&f=false

Fauzan Rivai. (2016). Hubungan kecerdasan emosional dengan perilaku caring perawat di ruang marwah RS Haji Surabaya. Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga.

Gibson, Ivancevich, D. (2010). Organisasi dan Manajemen : Perilaku, Struktur dan Proses. Organizational Behavior.

Huber, D. (2013). Leadership and Nursing Care Management 5th Edition. Saunders, 560.

Imran, S. (2014). Hubungan Karakteristik, Beban Kerja dan Pertanggungjawaban/Liability Dengan Motivasi Perawat Dalam Pelaksanaan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan di RSUD Raden Mattaher Jambi. Penelitian Universitas Jambi Seri Sains, 1–11. Retrieved from id.portalgaruda.org

Indrastuti, Y., Keperawatan, F. I., Magister, P., Keperawatan, I., Kepemimpinan, K., & Manajemen, D. A. N. (2010). Analisis hubungan perilaku.

Juliani, E. (2009). Hubungan beban kerja perawat pelaksana dengan pelaksanaan perilaku caring menurut persepsi klien di IRNA lantai jantung Rumah Sakit Husada Jakarta.

Juwariyah, T., Joyo, N. B. W., & Santosa, W. R. B. (2014). Relationship Between Caring Behavior of Nurse with Patient Satisfaction in VCT Clinic Gambiran Hospital with Watson Theory Approach. Jurnal Ners Dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery), 1(3), 177–183. https://doi.org/10.26699/jnk.v1i3.art.p177-183

Khodijah, S., & Marni, E. (2014). Hubungan Motivasi Kerja terhadap Perilaku Caring Perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau The Relation Between Working Motivation and Nurse Caring in Tampan Mental Health Hospital Of Riau Province, 2(5).

Kurniawati, D., & Solikhah, . (2014). Hubungan Kelelahan Kerja Dengan Kinerja Perawat Di Bangsal Rawat Inap Rumah Sakit Islam Fatimah Kabupaten Cilacap. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health), 6(2). https://doi.org/10.12928/kesmas.v6i2.1019

Liu, L. F., Lee, S., Chia, P. F., Chi, S. C., & Yin, Y. C. (2012). Exploring the association between nurse workload and nurse-sensitive patient safety outcome indicators. Journal of Nursing Research, 20(4), 300–309. https://doi.org/10.1097/jnr.0b013e3182736363

Marjorie Armstrong-Stassen. (2011). Perceived organizational membership and the retention of older workers. Ournal of Organizational Behavior 32(2):319 - 344 · February 2011 with 82 Reads DOI: 10.1002/job.647.

Marquis, B. L., & Huston, C. (2013). Leadership Roles and Management Functions in Nursing: Theory and Application: Seventh Edition.

Masitoh, S. (2010). Analisis kinerja perawat pelaksana dan hubungannya dengan karakteristik demografis dan karakteristik organisasi di ruang rawat inap RSAB Harapan Kita. Tesis FIK UI. Tidak Dipublikasikan.

Muzaputri, G. (2010). Hubungan karakteristik individu dan faktor organisasi dengan kinerja perawat DI RSUD Langsa nanggoroe aceh darussalam. Tesis Program Pascasarjana FIK-UI.

Nur, A. (2016). HUbungan Beban Kera.

Panggah. (2011). hubungan berpikir kritis dengan perilaku. Decission Making, xi, 23.

Parmin. (2010). Hubungan pelaksanaan fungsi manajemen kepala ruangan dengan motivasi perawat pelaksana di ruang rawat inap rsup undata palu. Universitas Indonesia, 48–101.

Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 340 Tahun 2010 Tentang Klasifikasi Rumah. (2010). Permenkes 340/III/2010. Peraturan Menteri Kesehatan Tentang Rumah Sakit, 60. https://doi.org/10.1016/0021-9924(94)90039-6

Putinah. (2012). Gambaran Perilaku Caring Perawat di Ruang Unit Gawat Darurat dan Intensif Care UnitRumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang. Jurnal Keperawatan STIK Bina Husada, Vol 8 No 3.

Rahadhi, A., & Sriyanto, S. (2016). Pengaruh Beban Kerja Mental, Kelelahan Kerja, Dan Tingkat Kantuk Terhadap Penurunan Tingkat Kewaspadaan Perawat (Studi Kasus Di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Puri Asih, Salatiga). Industrial Engineering Online Journal, 5(2). Retrieved from https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/ieoj/article/view/11893/11547

Respati, R. (2012). Studi Deskriptif Perilaku Caring Perawat Berdasarkan Ruang Rawat Inap, 1–71.

Riani, A. (2011). Budaya organisasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. D. A. ; R. C. ; A. R. ; D. S. (2009). Perilaku organisasi / Stephen P.Robbin, Timothy A.Judge ; penerjemah Diana Angelica, Ria Cahayani ,Abdul Rasyid ; editor Dono Sunardi. Jakarta : Salemba.

Rubbiana, N. I. (2015). Analisis Beban Kerja dan Kebutuhan Tenaga Perawat Pelaksana dengan Metode Workload Indicator Staff Need (WISN) di Instalansi Rawat Inap RSUD Kota Bekasi Tahun 2015. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Retrieved from http://www.repository.uinjkt.ac.id.pdf

Samodra, T. G. (2017). Gambaran Perawat Tentang Persepsi Beban.

Siagian, S. (2010). Kiat Meningkatkan Produktivitas Kerja. Jakarta: Rineka Cipta.

Sunardi. (2014). Analisis perilaku caring perawat pelaksana. Journal Keperawatan, 5(2008), 69–78.

Supriatin, E. (2009). Hubungan Beban Kerja dan Pengembangan Profesional dan Perilaku Caring Perawat Pelaksana Di RS Cikini Jakarta. Tesis.FK UI.

Susan deWit Patricia Williams Patricia Williams. (2013). Fundamental Concepts and Skills for Nursing 4th Edition. Philadelphia: Philadelphia.

Watson caring science institute. (2010). Jean Watson’s Theory of Human Caring/Caring Science (apply to sacred teaching), 1–7. Retrieved from www.humancaring.org

Yuliawati, A. L. (2012). Gambaran Perilaku Caring Perawat Terhadap Pasien Di Ruang Rawat Inap Umum. Indonesia, Universitas, 1–8.

Published
2019-12-31
How to Cite
Demur, D., Mahmud, R., & Yeni, F. (2019). Beban Kerja Dan Motivasi Dengan Perilaku Caring Perawat. JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis’s Health Journal), 6(2), 164-176. https://doi.org/10.33653/jkp.v6i2.303