Media Cerita Bergambar Tentang Pengenalan Seks Dini Meningkatkan Pengetahuan Anak Usia Dini

  • Natalia Devi Oktarina Universitas Ngudi Waluyo
  • Liyanovitasari Liyanovitasari Fakultas Keperawatan Universitas Ngudi Waluyo
Keywords: Anak PAUD, media cerita bergambar, pengenalan seks dini

Abstract

Fenomena kekerasan seksual pada anak terjadi peningkatan tahun 2015 sebanyak 2.898 kasus kekerasan dan 59,30% adalah kasus kekerasan seksual pada anak. Anak menjadi depresi dan dapat menjadi pelaku kekerasan seksual dikemudian hari. Pengenalan pendidikan seks dini berguna untuk meningkatkan pengetahuan dan mengembangkan kemampuan anak dalam mendeteksi perlakuan yang diberikan oleh para pelaku kekerasan seksual. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan pengetahuan anak PAUD sebelum dan sesudah diberikan pendidikan seks dini melalui media cerita bergambar. Desain penelitian ini deskriptif korelatif dengan pendekatan Quasy experimental pre post test one group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia 3-5 thn di PAUD Candirejo Kabupaten Semarang sebanyak 165 anak. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple random sampling sebanyak 90 anak. Instrumen pengetahuan anak terdiri dari 10 pertanyaan dengan pilihan jawaban benar salah. Metode pengumpulan data meliputi tahap pre test pengetahuan anak tentang pendidikan seks dini, pengenalan dan pemberian materi media cerita bergambar tentang pendidikan seks dini pada anak, dan  post test pengetahuan anak PAUD. Analisis dalam penelitian ini adalah menggunakan Uji t-test dependent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan anak PAUD setelah diberikan pengenalan pendidikan seks dini melalui media cerita bergambar mengalami peningkatan rata-rata 6,99 dibandingkan sebelum diberikan pengenalan media rata-rata 4,82 dengan p-value 0,001. Perlu adanya pengembangan materi media cerita bergambar tentang pengenalan seks dini pada anak dan media cerita bergambar ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran pada anak PAUD.

Kata Kunci : Media cerita bergambar, pengenalan seks dini, anak PAUD

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akbar, Zalina & Mudzdaliffah, Felianti. (2012). Program Pendidikan Seks Untuk Meningkatkan Proteksi Diri Dari Eksploitasi Seksual Pada Anak usia Dini. Perspektif Ilmu Pendidikan, 25, 1-6

Bourner, E. K, Chambers, T. C, McGratc, C. P. (2017). The Effect of Parental Modeling on Child Pain Responses: The Role of Parent and Child Sex. The Journal of Pain, 18(6), 702-715. Doi: 10.1016/j.pain.2017.01.007

Chomaria,N. 2014. Pelecehan Anak, Kenali dan Tangani, Menjaga Buah Hati dari Sindrom. Solo: Tiga Serangkai

Dubowitz, H. (2017). Child sexual abuse and exploitation—A global glimpse. Child abuse and neglect, 66(10), 2-8. Doi: 10.1016/j.chiabu.2017.02.011

Endriano, R. (2019). Pengembangan Media Cerita Bergambar untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Anak Usia Dini di Raudhatul Athfal Masyithoh 13 Sokaraja Lor. Skripsi tidak dipublikasi, IAIN Purwokerto.

Hyun, S. D, Min, J. K, Nana, S, Syung, S,M. (2016). The effectiveness of a parenting education program based on respected parents & respected children for mothers of preschool-aged children. Children and Youth Services Review, 68(12), 165-175. Doi: 10.1016/j.childyouth. 2016.06.015

Hurlock, Elizabeth. (2010). Perkembangan Anak Jilid 1. Jakarta : Erlangga.

Ilmawati, Z. 2014. Bagaimana Pendidikan Seks dalam Perspektif Islam?..http://id-theasianparent.com/pendidikan-seks-dalam-perspektif islam,17Agustus2018

Jatmikowati T.E., Angin, R., & Ernawati. 2015. Modul dan Materi Pendidikan Seks Anak Usia Dini Perspektif Gender untuk Menghindarkan Sexual Abuse. Cakrawala Pendidikan, 3(434-449)

Logiudice, A. J. (2016). A Systematic Literature Review of the Childbearing Cycle as Experienced by Survivors of Sexual Abuse. Nursing for women health, 20(6), 582-590. Doi: 10.1016/j.nwh.2016.10.008

Madyawati, L. (2016). Strategi Pengembangan Bahasa pada Anak. Jakarta: Prenadamedia Group

Rimawati & Nugraheni. (2018). Metode Pendidikan Seks Usia Dini Di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 13(1). 20-27

Rostion, G.C, Galaz, I.M, Contador, M. (2016). Helpfulness of rectoanal endosonography in diagnosis of sexual abuse in a child. Journal of Pediatric Surgery, 51(7), 1151-1161. Doi: 10.1016/j.jpedsuer.2015.12.014

Roqib, Moh Pendidikan Seks Pada Anak Usia Dini. Jurnal Pemikiran Alternatif Pendidikan, Program Doktor (S3) di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Vol.13, N Diunduh pada tanggal 28 April Sanaky, Hujair AH Media Pembelajaran Interaktif-inovatif. Yogyakarta: KAUKABA DIPANTARA

Santrock, John W. (2011). Perkembangan Anak:Edisi Kesebelas jilid 1. Jakarta: PT Gelora Aksara Pratama

Sulistiyawati, Ari. 2014.Deteksi Tumbuh Kembang Anak. Salmba Medika

Sulistiyowati, Matulessy, & Pratikto. (2018). Psikoedukasi Seks: Meningkatkan Pengetahuan untuk Mencegah Pelecehan Seksual Pada Anak Prasekolah. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 6(1), 17-25

Trianto. 2011. Desain Pengembangan Pembelajaran Tematik bagi Anak Usia Dini TK/RA dan Anak Usia Kelas Awal SDMI. Jakarta: Kencana

Vagni, M, Maiorano, T, Pajardi, D. (2015). Immediate and delayed suggestibility among suspected child victims of sexual abuse. Personality and Individual Differences, 79(25), 129-133. Doi: 10.1016.j.paid.2015.02.007

Wong, D.L., Hockenberry-Eaton., Wilson, D., Winkelstein, M. L., & Schwaartz, P. (2010). Buku Ajar Keperawatan Pediatrik 6th ed., EGC.

Wylie, K. (2010). Sex education and the influence on sexual wellbeing. Social and behavioral science, 5(12), 440-444. Doi: 10.1016/j.sbspro.2010.07.119

Published
2019-12-31
How to Cite
Oktarina, N., & Liyanovitasari, L. (2019). Media Cerita Bergambar Tentang Pengenalan Seks Dini Meningkatkan Pengetahuan Anak Usia Dini. JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis’s Health Journal), 6(2), 110-115. https://doi.org/10.33653/jkp.v6i2.296