Edukasi Stunting pada Siswa SDN 50 Kampung Jambak Kel. Lubuk Buaya Kec. Koto Tangah Kota Padang

  • Maria Nova STIKes Perintis Padang
  • Nurhamidah Nurhamidah stikes perintis padang
  • Yesasnidar Yensasnidar STIKes Perintis Padang
Keywords: edukasi, stunting, anak sekolah

Abstract

Stunting adalah masalah gizi kurang kronis yang sering terjadi pada anak akibat kurangnya asupan nutrisi atau pola makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi (MCA, 2015). Stunting adalah hasil jangka panjang dari kekurangan nutrisi dengan tinggi badan menurut umur kurang dari -2SD (WHO, 2010). Stunting merupakan salah satu masalah gizi dunia yang perlu mendapatkan perhatian khusus karena dapat meningkatkan mortalitas dan morbilitas serta menghambat perkembangan fisik dan mental anak.  Berdasarkan survey awal yang dilakukan di SDN 50 Kampung Jambak Koto Tangah Lubuk Buaya Padang, dari 31 orang siswa status gizi normal 24 orang (77,4%), kurus 1 orang (3,2 %), pendek 6 orang (19,3%). Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat (pengabmas) ini untuk mencari penanggulangan masalah stunting pada anak sekolah dasar. Kegiatan dilakukan di SDN 50 Kampung Jambak Kelurahan Lubuk Buaya Kecamatan Koto Tangah Kota Padang pada tanggal  09 Oktober 2019 survey awal,  04-05 November 2019 pengukuran berat badan dan tinggi badan siswa, tanggal 06-08 November pengolahan data dan pada tanggal 05 Desember 2019 implementasi kegiatan pengabmas. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabmas ini adalah : Edukasi stunting, pemutaran vidio (isi piring ku) dan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) pada siswa SDN 50 Kampung Jambak Kelurahan Lubuk Buaya Kecamatan Koto Tangah Kota Padang.  Siswa sangat antusias mengikuti kegiatan pengabmas ini, dimana adanya pertanyaan dan Tanya jawab antara narasumber, mahasiswa dan siswa SDN 50 Kampung Jambak yang hadir pada saat dilakukan pengabmas tersebut.

Published
2020-01-30