Peningkatan Pengetahuan Anak Berkebutuhan Khusus Tentang Pendidikan Seks Usia Pubertas Melalui Metode Sosiodrama Di SLB Negeri 1 Mataram

  • Eka Adithia Pratiwi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Mataram, Nusa Tenggara Barat, Indonesia
  • Fitri Romadonika Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Mataram, Nusa Tenggara Barat, Indonesia
Keywords: Anak berkebutuhan khusus, pendidikan seks, sosiodrama, the children with special needs, sex education

Abstract

Pendidikan seks bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) sangat penting diberikan secara dini. Anak berkebutuhan khusus memiliki perkembangan dorongan seksual yang sama dengan anak lainnya, dan mereka justru mudah dimanipulasi. Pelecehan seksual, khususnya yang melibatkan individu anak berkebutuhan khusus (ABK) kerap masih terjadi di masyarakat. Mayoritas anak berkebutuhan khusus yang menjadi korban seksual, pelakunya justru orang-orang yang telah dikenal atau dipercaya. Menurut KPAI (2019) selama tahun 2019 terdapat 21 kasus kekerasan seksual dengan jumlah korban mencapai 123 anak yang terjadi di institusi pendidikan  terdiri atas 71 anak perempuan dan 52 anak laki-laki. Tujuan pengabdian masyrakat ini adalah untuk Peningkatan Pengetahuan Anak Berkebutuhan Khusus Tentang Pendidikan Seks Usia Pubertas Melalui Metode Sosiodrama Di SLB Negeri 1 Mataram.  Metode pelaksanaan menggunakan metode sosiodrama (bermain peran) mengenai pubertas, sasarannya adalah seluruh ABK Kelas VII-IX yang hadir pada saat kegiatan berlangsung. Hasil : sebelum dilakukan intervensi dari 30 sampel yang memiliki pengetahuan cukup sebanyak 3 orang (10%), dan kurang sebanyak 27 orang (90%), setelah mendapatkan intervensi terdapat 10 orang (33,3%) yang memiliki pengetahuan baik, cukup 4 orang (13,3%) dan kurang 16 orang (53,4). Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan tentang pendidikan seks pada ABK.

Published
2020-07-30